Review

Lagi Tren Metaverse, dari BRI Hingga Pakuwan Pakai WIR Asia

Market - Tim Riset, CNBC Indonesia
21 April 2022 17:20
Seremoni Virtual Pencatatan Perdana Saham PT WIR ASIA Tbk. (Kode Saham: WIRG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Tangkapan layar Indonesia Stock Exchange) Foto: Seremoni Virtual Pencatatan Perdana Saham PT WIR ASIA Tbk. (Kode Saham: WIRG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Tangkapan layar Indonesia Stock Exchange)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten yang bergerak di bisnis teknologi augmented reality (AR) alias dunia virtual (metaverse), PT WIR Asia Tbk (WIRG), telah menyita perhatian investor pasar modal sejak awal melantai pada 4 April 2022 berkat lonjakan harga saham yang tinggi.

Tidak hanya itu, sejumlah emiten-emiten besar pun tercatat sudah menjalin kerja sama dengan perusahaan tersebut.

Sejak awal resmi melakukan penawaran saham perdana (IPO) di harga Rp 168/unit, saham WIRG memang tampil 'perkasa' dengan sempat menembus batas auto rejection atas (ARA) selama 7 hari perdagangan beruntun.

Bahkan, pihak BEI sempat melakukan suspensi (penghentian sementara) perdagangan saham WIRG pada Senin (18/4) lantaran terjadinya lonjakan harga yang signifikan.

Praktis, sejak awal 'manggung', harga saham WIRG sudah meroket 644,05%.

Asal tahu saja, dalam IPO ini, WIRG menawarkan saham di harga Rp 168/unit dan meraih dana segar Rp 431,89 miliar.

Saham WIRG sendiri mencuri perhatian sejak awal debut lantaran sebagian sahamnya dipegang oleh nama-nama terkenal, mulai dari putri presiden RI ke-4 Gus Dur Yenny Wahid, pengusaha Pieter Tanuri, sampai para petinggi perusahaan energi PT Indika Energy Tbk (INDY).

Di samping harga saham yang meroket to the moon, Wir Asia sendiri tercatat telah banyak berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan atawa emiten besar RI dalam pengembangan metaverse.

Dari Perbankan, Farmasi, sampai Ritel

Saat ini, metaverse-atau dunia virtual 3 dimensi tempat orang bisa bersosialisasi sampai bekerja-menjadi sebuah ceruk baru bagi ekonomi dunia untuk ekspansi. Pelaku bisnis berlomba-lomba menyiapkan strategi untuk mengoptimalkan ceruk peningkatan nilai tambah ekonomi digital ini.

Dikutip dari sejumlah pemberitaan media daring, trio bank BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga sudah menggandeng WIRG.

Dalam siaran pers pada Selasa (8/3/2022), BRI, misalnya, mengklaim menjadi bank pertama di Indonesia yang masuk dalam ekosistem metaverse setelah bekerja sama dengan WIRG.

Head of Research & Development Team sekaligus Chief Innovation Officer WIR Group, Jeffrey Budiman mengatakan, terobosan ini membuat nasabah dapat merasakan pengalaman layanan perbankan secara imersif dan lebih nyata melalui Metaverse.

"Jadi yang sekaligus saya luruskan adalah bahwa metaverse bukan sekadar jual beli NFT, itu (Metaverse) adalah ruang virtual dengan pengalaman unik yang bisa menjadi tempat masyarakat mendapatkan kebutuhannya, termasuk perbankan," ujar Jeffrey dalam keterangan tertulis, Selasa (8/3).

Setali tiga uang, melalui penggabungan Virtual Reality, Augmented Reality, dan Artificial Intelligence, BNI juga di dalam 'Metaverse Indonesia' akan memberikan pengalaman baru bagi nasabah untuk menikmati layanan perbankan digital.

Seperti sifat metaverse yang menghubungkan dunia nyata dan virtual secara imersif, BNI pun siap membawa layanan perbankan yang atraktif bagi nasabah.

Selain trio bank besar tersebut, emiten raksasa jaringan toko ritel dengan brand Alfamart PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) juga berkolaborasi dengan WIRG.

Mengutip pemberitaan di sejumlah media daring, pada Kamis (14/4/2022), manajemen AMRT menjelaskan, perusahaan bekerja sama dengan WIRG untuk memanfaatkan teknologi metaverse demi menjangkau lebih banyak pelanggan hingga meningkatkan performa pemasaran.

Dengan kolaborasi tersebut, Alfamart masuk ke dalam ekosistem toko virtual WIRG dengan jenama Mind Stores.

Dikutip dari situs resmi Wir Asia, Mind Stores menyediakan jaringan toko ritel virtual yang memfasilitasi gerai-gerai ritel offline untuk menawarkan produknya kepada masyarakat luas secara online.

Selain itu, Mind Stores juga memungkinkan para pemilik toko ritel untuk memasarkan produknya hingga ke daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau secara langsung yang didukung dengan penyebaran agen yang bertindak sebagai pemilik toko ritel virtual tersebut.

Selain Alfamart, emiten farmasi PT Kimia Farma Tbk (KAEF), hingga perusahaan platform belajar agama yang diinisiasi Yenny Wahid (yang juga pemegang saham WIRG) Awadah Group tercatat masuk ke dalam ekosistem Mind Stores.

Tidak hanya KAEF, lewat siaran pers pada 25 Maret 2022, PT Sanghiang Perkasa atau yang dikenal sebagai KALBE Nutritionals juga menggandeng WIR Group untuk menjadi perusahaan nutrisi pertama yang melebarkan produk serta layanannya ke dunia metaverse dalam project yang dinamakan "Nutrition for Life in Metaverse".

KALBE Nutritionals adalah anak usaha PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). KALBE Nutritionals sendiri memiliki berbagai produk nutrisi di setiap tahapan kehidupan, mulai sejak persiapan kehamilan, hamil, nutrisi untuk bayi, anak-anak, orang dewasa, hingga orang tua.

Sebelumnya, melalui keterangan tertulis 21 Maret 2022, pengembang real estate

PT Diamond Development Indonesia (DDI) dan juga Vasanta Group juga tidak mau ketinggalan langkah dengan menjalin kerja sama dengan WIRG di bidang metaverse untuk membangun smart township.

DDI adalah anak perusahaan Mitsubishi Corporation dan emiten properti PT Pakuan Tbk (UANG). Pakuan Tbk sendiri dikendalikan Vasanta Group.

Sementara, Vasanta Group adalah pengembang properti milik mantan bos emiten properti PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) Tri Ramadi.

Di WIRG, Tri Ramadi memiliki kepemilikan saham secara tidak langsung sebesar 28,24% lewat PT Laut Biru Teknologi.

Tri Ramadi sendiri, bersama tiga pengendali WIR Global Kreatif yang sekaligus petinggi WIRG menjadi pemegang saham pengendali dan pemilik manfaat WIRG.

Sekilas soal WIR Group

Dikutip dari website perusahaan, WIR Group saat ini merupakan pemain utama dalam teknologi realitas digital (digital reality) yang mencakup Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan Artificial intelligence (AI) di Indonesia ataupun di ranah internasional.

Kegiatan usaha utama WIR Group melalui Anak Usaha yaitu menyediakan jasa teknologi berbasis AR dengan menggabungkan teknologi VR, AI, Internet of Things (IoT) dan teknologi pendukung lainnya seperti Blockchain dan mechatronics sebagai sarana untuk menghasilkan ide dan produk yang memungkinkan interaksi antara dunia virtual dan dunia nyata yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing konsumen.

Melalui perusahaan anak, WIRG menawarkan jasa teknologi terintegrasi yang menawarkan 3 solusi utama untuk konsumen yaitu, solution for brands, solution for IoT Kiosk, dan solution for commerce.

Solution for brands menyediakan jasa dalam membangun teknologi digital reality dengan tujuan membantu klien memberikan pengalaman interaktif terhadap konsumen atas produk-produk yang ditawarkan klien ke masyarakat.

Lewat Solution for IoT Kiosk, WIRG menyediakan layanan periklanan kreatif menggunakan teknologi AR dalam berinteraksi dengan konsumen terutama pada merk-merk Fast Moving Consumer Good (FCMG).

Kemudian, via Solution for Commerce, perusahaan menyediakan jaringan toko ritel virtual yang memfasilitasi gerai-gerai ritel offline untuk menawarkan produknya kepada masyarakat luas secara online dengan merek Mind Stores.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Fakta Menarik Saham WIRG & NETV Milik Keponakan Soeharto


(adf/adf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading