Bos BCA Sarankan Beli Rumah Sekarang Sebelum Suku Bunga Naik

Market - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
10 March 2022 13:17
Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja (dalam layar) di Konferensi Pers BCA Expoversary 2022

Tangerang Selatan, CNBC Indonesia - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengadakan Expoversary 2022 yang dilakukan secara offline dan juga online. Salah satunya menawarkan bunga KPR pinjaman terendah yakni 2,65% fix 1 tahun.

"Silakan ini kesempatan terbaik di mana kita tahu dunia menghadapi masa suku bunga yang akan meningkat," kata Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, saat konferensi pers melalui video conference, Kamis (10/3/2022).

Dia menjelaskan BCA menawarkan bunga termurah untuk memberikan yang terbaik untuk nasabah serta masyarakat Indonesia. Bunga tersebut juga disesuaikan dengan kemampuan nasabah.


Menurutnya ini kesempatan terbaik bagi masyarakat, apalagi acara juga diadakan secara online yang bisa menjangkau seluruh orang di Indonesia. Tawaran ini bisa digunakan bagi keluarga yang ingin mencari rumah atau mobil baru. 

"Semua kemungkinan bisa dimanfaatkan oleh nasabah kita dan masyarakat luas," ujarnya.

Pada penyelenggaraan Expoversary offline, BCA menghadirkan 18 grup developer, 18 merek mobil, 21 merek motor serta sejumlah solusi perbankan. Sementara itu kegiatan online sudah berlangsung sejak 24 Februari hingga 27 Maret 2022 mendatang.

Dalam penyelenggaraan selama dua minggu, permintaan KPR rumah sudah ada 3.500 aplikasi permohonan. Jumlah KPR yang diminta mencapai Rp 5,9 triliun.

Sementara untuk permintaan kredit kendaraan bermotor, Ketua Panitia BCA Expoversary 2022 & Direktur BCA Finance Petrus Karim menjelaskan telah ada 2.300 aplikasi permohonan dengan kurang lebih Rp 2 triliun dari online.

"Harapan selanjutnya acara offline, on site mengharapkan double angkanya," kata Petrus.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Q3-2021, Laba Bersih BCA Tumbuh 15,8% (yoy) Jadi Rp 23,2 T


(npb/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading