Bos Ibu Kota Baru Mau Dilantik, Saham Adhi Karya cs 'Terbang'

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
09 March 2022 16:20
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham emiten BUMN Karya, beserta sejumlah emiten konstruksi lainnya, ditutup melesat pada perdagangan Rabu (9/3/2022).

Kenaikan saham-saham tersebut terjadi seiring Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melantik kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara besok, Kamis (10/3/2022).

Kabar kemajuan soal ibu kota anyar tersebut menjadi sentimen positif lantaran BUMN Karya nantinya akan dilibatkan dalam pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur besar-besaran di IKN Nusantara tersebut.


Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), berikut saham-saham konstruksi yang menguat hari ini (9/3).

  1. Adhi Karya (ADHI), naik +10,49%, ke Rp 790/unit

  2. PP (PTPP), +10,44%, ke Rp 1.005/unit

  3. Waskita Karya (WSKT), +9,52%, ke Rp 575/unit

  4. Wijaya Karya (WIKA), +7,41%, ke Rp 1.015/unit

  5. Nusa Konstruksi Enjiniring (DGIK), +6,71%, ke Rp 159/unit

  6. Jasa Marga (JSMR), +5,88%, ke Rp 3.600/unit

  7. Wijaya Karya Beton (WTON), +5,88%, ke Rp 216/unit

  8. Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE), +4,17%, ke Rp 175/unit

  9. Acset Indonusa (ACST), +3,87%, ke Rp 188/unit

  10. PP Presisi (PPRE), +3,21%, ke Rp 161/unit

  11. Total Bangun Persada (TOTL), +1,37%, ke Rp 296/unit

  12. Nusa Raya Cipta (NRCA), +0,74%, ke Rp 274/unit

Menurut data di atas, 5 saham BUMN Karya kompak melesat, yakni ADHI, PTPP, WSKT, WIKA, dan JSMR.

Saham ADHI memimpin klasemen, yakni 10,49% ke Rp 790/unit, di tengah nilai beli bersih asing Rp 2,36 miliar. Dengan ini, dalam sepekan saham ADHI naik 3,27%.

Selain saham ADHI, 4 emiten BUMN Karya juga ramai diborong asing.

Saham PTPP mencatatkan beli bersih asing Rp 9,77 miliar. Harga sahamnya tercatat naik 10,44%.

Saham WSKT, WIKA dan JSMR juga masing-masing diborong asing secara berturut-turut sebesar Rp 3,42 miliar, Rp 5,40 miliar, dan Rp 9,45 miliar.

Selain saham BUMN Karya, investor juga mengoleksi saham-saham emiten konstruksi swasta, seperti DGIK yang terkerek 6,71% dan ACST yang menguat 3,87%.

Diwartakan CNBC Indonesia sebelumnya, Jokowi dikabarkan akan melantik kepala Badan Otorita IKN Nusantara besok, Kamis (10/3).

Pelantikan bos Ibu Kota baru itu nantinya akan dibarengi dengan pelantikan Gubernur Sulawesi Selatan di Istana Kepresidenan, Jakarta, menurut informasi yang berhembus kencang.

Lantas, siapakah sosok yang akan dilantik Jokowi?

Dalam beberapa waktu terakhir, ada beberapa nama yang diisukan untuk menjadi kepala Badan Otorita IKN, Mulai dari Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Abdullah Azwar Anas, Bambang Brodjonegoro, hingga Ridwan Kamil.

Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh CNBC Indonesia, nama Bambang Susantono tiba-tiba mencuat sebagai kandidat terkuat calon pimpinan IKN. Bahkan, ia akan dilantik dalam waktu dekat.

Meski demikian, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengaku belum mengonfirmasi hal tersebut.

"Belum ada info," kata Heru singkat saat dikonfirmasi.

Jika merujuk pada UU IKN, Jokowi sendiri memiliki waktu paling lambat 2 bulan untuk memilih kepala beserta wakil kepala IKN setelah payung hukum tersebut diundangkan.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Wandy Tuturoong sebelumnya mengatakan bahwa Jokowi kemungkinan besar akan melantik kepala Badan Otorita IKN pada pekan ini.

"Kemungkinan dalam satu atau dua hari ke depan. Tapi saya belum dapat memastikan," kata Wandy.

Pada pertengahan bulan lalu, Jokowi telah resmi meneken Undang-Undang (UU) 3/2022 tentang Ibu Kota Negara, sebagai tanda dimulainya pembangunan IKN di Kalimantan Timur.

Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa IKN akan dipimpin oleh kepala dan dibantu oleh seorang wakil yang ditunjuk, diangkat, dan diberhentikan langsung oleh presiden.

Seperti diketahui, beberapa BUMN Karya diketahui bakal menggarap proyek di ibu kota baru. Setelah adanya Undang-undang Ibu Kota Negara (IKN), pemerintah akan memulai pembangunan infrastruktur dasar, mulai dari rumah, sekolah hingga rumah sakit internasional.

Direktur Utama PT Waskita Karya Tbk (WSKT) Destiawan Soewardjono mengatakan perusahaan menangkap peluang adanya ibu kota baru mulai dari pembangunan gedung dan jalan.

"Waskita bidang pengalamannya banyak di jalan tol, dari bidang mekanikal kami juga sangat banyak. Nanti apa yang akan dimulai lebih dulu oleh program ini, Waskita siap, kami akan ikut untuk proses tendernya," kata Destiawan dalam Infrastructure Outlook 2022 yang ditayangkan CNBC Indonesia, Kamis (24/2/2022).

Saat ini tim dari Waskita menurutnya sudah berkantor di Balikpapan, sehingga diharapkan memudahkan koordinasi untuk proyek di IKN.

Sementara itu, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) juga bakal menggarap jalan tol di IKN baru. Diketahui, pembangunan Jalan Tol Balikpapan-IKN akan melalui opsi penugasan kepada PT Jasa Marga Samarinda-Balikpapan. 

Tony Blair 'Sowan' ke Jokowi

Sebelumnya, Jokowi yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir menerima kunjungan dari eks Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair.

Dalam pertemuannya dengan Jokowi, Tony Blair membahas persoalan digitalisasi hingga rencana pembangunan IKN Nusantara. Tony Blair sendiri adalah utusan khusus pemerintah Inggris untuk Timur Tengah.

"Beliau banyak tadi memberikan komentar pada Presiden setelah tadi presentasi kami berikan di kantor pada siang hari bahwa apa yang dibuat Indonesia sekarang ini betul-betul on the right track yaitu dengan hilirisasi, dengan digitalisasi, dengan pembangunan ibu kota baru yang link dengan tadi integrated industrial park di North Kalimantan," kata Luhut dalam keterangan resmi, seperti dikutip Rabu (9/3/2022).

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Adhi Karya 'Ketiban' Kontrak Baru Rp 11 T, Saham Naik Tipis!


(adf/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading