CT Ajak Rekan Bisnis Patungan Rp 1 T Bangun Grosir AlloFresh

Market - Feri Sandria, CNBC Indonesia
01 March 2022 10:55
trans mart

Jakarta, CNBC Indonesia -Pengusaha Nasional pemilik Konglomerat CT Corp Chairul Tanjung bekerja sama dengan perusahaan internet Bukalapak.com (BUKA) mendirikan usaha grosir kebutuhan sehari-hari online di tengah berkembang pesatnya e-commerce di Indonesia.

Perusahaan supermarket milik CT Corp, PT Trans Retail Indonesia dikabarkan Bloomberg bekerja sama dengan Bukalapak dan perusahaan ekuitas swasta Growtheum Capital Partners dalam kesepakatan tersebut. Perusahaan dikatakan akan bersama-sama menginvestasikan Rp 1 triliun ke dalam unit usaha yang disebut AlloFresh, dengan Trans Retail menggenggam 55% saham perusahaan, Bukalapak 35% dan Growtheum 10%.

Kesepakatan tersebut membuka sumber pendapatan baru bagi Trans Retail dan perusahaan e-commerce Bukalapak, yang telah kehilangan lebih dari setengah kapitalisasi pasarnya sejak mengumpulkan Rp 22 triliun dalam penawaran umum terbesar di Indonesia sepanjang sejatah tahun lalu.


Kerja sama menghadirkan AlloFresh tentu tidak mengejutkan mengingat Transmart yang sudah berpengalaman lama dalam rantai pasok ritel offline dengan Bukalapak yang memulai bisnisnya dari internet. AlloFresh akan bersaing dengan beragam perusahaan rintisan sejenis lain yang sama-sama berebut kue di pasar terbesar di ekonomi digital yang berkembang pesat di Asia Tenggara, di mana e-commerce menarik puluhan juta pengguna baru secara online.

Pelanggan AlloFresh akan dapat memesan bahan makanan melalui aplikasi seluler dan situs webnya atau dengan memindai item di dalam toko fisik, menurut sumber Bloomberg. Barang-barang tersebut akan dikemas dan dikirim oleh raksasa transportasi online Grab yang juga mitra bisnis AlloFresh, kata sumber yang sama. Sekitar 10 juta toko kelontong yang melayani Bukalapak juga akan dapat memesan bahan makanan dari AlloFresh, kata mereka.

Sementara itu Bukalapak, Growtheum, Grab dan Trans Retail masih belum memberikan keterangan terbuka terkait kesepakatan bisnis ini.

Kerja sama ini bukan pertama kalinya bagi perusahaan yang disebut di atas dalam memanfaatkan pasar online Indonesia yang berkembang pesat. Sebelumnya, Bukalapak, Grab dan Growtheum termasuk di antara perusahaan yang berpartisipasi dalam rights issue PT Allo Bank Indonesia (ALLO), bank digital milik Chairul Tanjung.

Growtheum didirikan tahun lalu oleh Amit Kunal, mantan direktur pelaksana dan kepala ekuitas swasta di Asia Tenggara di GIC Pte, dan mitranya.

Pada awal perdagangan sesi pertama Selasa (1/3) di pasar modal, saham BUKA tercatat bergerak di zona hijau, menguat 7,69% ke level Rp 364 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 37,31 triliun. Sejak awal tahun saham ini masih terkoreksi 15% dan dalam enam bulan terakhir telah turun hingga 60%. Allo Bank juga dibuka menguat 2,29% ke level Rp 5.575 per saham dengan kapitalisasi pasar 121,15 triliun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

CT: Allo Bank Jadi Angin Segar Bagi Pasar Modal


(fsd/fsd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading