Banyak Startup RI Bakal IPO, Kabar Baik atau Buruk?

Market - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
18 February 2022 14:21
Merah Putih Fund, Jurus Perkuat Peran Investor Lokal di Startup (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tahun 2022 disebut akan menjadi tahunnya startup di Tanah Air. Bahkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengutip data BEI, menunjukkan akan ada 17 dari 51 startup yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

CEO Mandiri Capital Eddi Danusaputro, menilai langkah tersebut adalah tren yang positif. Kendati demikian, tren ini harus dilihat dari berbagai kacamata.

"Satu, dari kacamata investor yaitu kami para angel investor, venture capital, korporasi yang melakukan investasi pada startup selama beberapa tahun terakhir ini," kata Eddi dalam Program Profit di CNBC Indonesia, Jumat (18/2/2022).


Tak dapat dipungkiri para investor pasti ingin menikmati hasil dari apa yang sudah ditanam. IPO atau penawaran umum perdana saham menjadi salah satu cara mendapatkan return tersebut.

Kedua, yakni dari sudut pandang founder atau pendiri dari startup itu sendiri. Di mana, mereka pasti ingin melihat perusahaan yang dibangun akhirnya IPO dan sahamnya dapat dimiliki oleh publik.

"Ini jauh lebih sehat lah, lebih transparan," terangnya.

Sudut pandang ketiga adalah dari sisi karyawan, di mana saat IPO akan banyak yang mendapat kesempatan untuk ikut memiliki saham dalam program ESOP. Jadi, para karyawan yang sudah lama bekerja dan loyal pada startup tersebut bisa menikmati return dari jerih payah hasil kerja mereka.

"Dan tentunya bursa, pemerintah Indonesia juga bisa dapat pendapatan. Jadi menurut saya untuk ekosistem di Indonesia ini tren yang sangat baik," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Simak, Deretan Unicorn-Decacorn ini Siap Melantai di Bursa!


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading