Wow! Saham BBRI Naik 3 Hari, Asing Masuk, Ini Katalisnya!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
07 February 2022 16:10
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kembali menunjukan tajinya sebagai perusahaan dengan manajemen terbaik khususnya di bidang HR atau SDM. BRI memperoleh penghargaan internasional bergengsi yakni sebagai salah satu tempat bekerja terbaik di Asia atau Best Companies to Work For in Asia. Penghargaan diberikan oleh HR Asia Media, media di bidang HR profesional terpercaya di Asia.

Rencana Buyback Saham

BBRI juga sedang dalam proses pelaksanaan buyback saham perseroan senilai Rp 3 triliun.

Aksi buyback dilakukan melalui BEI, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lambat 18 bulan sejak tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2022 (RUPST).


Dengan ini, perkiraan periode buyback BBRI akan dilaksanakan di rentang 1 Maret 2022 sampai 31 Agustus 2023.

Sebelumnya, BBRI telah menetapkan tanggal RUPST pada 1 Maret 2022 mendatang. Adapun, tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak hadir dalam RUPS pada 4 Februari 2022.

Rencananya, saham hasil buyback ini akan digunakan untuk program kepemilikan saham pekerja dan/atau Direksi dan Dewan Komisaris BBRI.

Janji Jaga Porsi Dividen 50%

Diwartakan CNBC Indonesia sebelumnya (1/9/2021), Direktur Utama BRI Sunarso berjanji akan menjaga dividend payout ratio (DPR) atawa rasio pembayaran dividen tidak lebih rendah dari 50% seiring adanya pertumbuhan setelah terbentuknya Holding Ultra Mikro.

Asal tahu saja, untuk memperkuat pertumbuhan bisnis BRI via Holding Ultra Mikro ke depan, BRI telah sukses menggelar Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue senilai Rp 96 triliun pada September tahun lalu.

Sunarso mengatakan aksi korporasi ini ditempuh dengan menambah portofolio perusahaan anak yang selama ini bergerak dan berkinerja baik di segmen usaha ultra mikro. yaitu Pegadaian dan PNM.

"Nanti dapat peluang pertumbuhan seperti itu, pasti revenue [pendapatan]-nya kan ikut naik, income [laba]-nya ikut naik. Kemudian kita menjanjikan akan jaga dividen payout ratio kita tidak kurang dari 50%. Jadi pilihannya ambil dengan prospek seperti tadi, atau tidak ambil tapi terdilusi," kata Sunarso, dikutip CNBC Indonesia (31/08/2021).

Secara historis, sejak 2018 hingga 2020, angka DPR BBRI memang tidak pernah di bawah 50%. Pada 2018, DPR BBRI sebesar 50,45%, pada 2019 sebesar 60,29%, dan pada 2020 mencapai 65,50%.

Mengenai jadwal pembagian dividen, sejak 2017 hingga 2021, cum date dividen BBRI beberapa kali dilaksanakan di sekitar Maret sampai Mei.

Informasi saja, cum date adalah tanggal terakhir seorang investor dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh dividen dari kepemilikan saham suatu perusahaan tertentu.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(adf)
HALAMAN :
1 2
Artikel Selanjutnya

BRI Perkuat Layanan BRI Private

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading