Catat! ITMG Jual Saham Hasil Buyback Mulai 18 Februari

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
07 February 2022 14:12
A coal barge is pulled along the Mahakam river in Samarinda, East Kalimantan province, Indonesia, March 3, 2016. Picture taken March 3, 2016. REUTERS/Beawiharta

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten tambang batu bara, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) berencana mengalihkan saham hasil pembelian kembali (buyback) melalui penjualan yang akan dimulai paling cepat pada 18 Februari mendatang.

Menurut keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah saham yang akan dialihkan oleh pihak ITMG adalah maksimal sebesar 33.369.100 saham. Saham ini merupakan saham hasil buyback yang dilakukan perusahaan pada 2016 silam.

Nantinya, kata manajemen ITMG, pihak penerima akan menerima saham melalui penawaran secara terbatas (private placement) yang dibantu oleh PT CIMB Niaga Sekuritas sebagai agen penjual yang ditunjuk ITMG dalam proses pengalihan saham hasil buyback ini.


Adapun calon pihak penerima dapat merupakan manajer investasi, asuransi, dana pensiun dan kegiatan usaha lainnya, bergantung kepada hasil dari penawaran terbatas yang akan dilakukan oleh perseroan.

"Perseroan berencana untuk tidak menawarkan [saham hasil buyback] kepada calon pihak penerima yang memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan," jelas manajemen ITMG, dikutip CNBC Indonesia, Senin (7/2/2022).

Lebih lanjut, harga pelaksanaan pengalihan saham buyback ini akan mengacu kepada POJK No. 2/2013 Pasal 13 huruf (a).

Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa harga pengalihan saham tidak boleh lebih rendah dari harga penutupan perdagangan harian di BEI 1 hari sebelum tanggal penjualan saham.

Selain itu, harga pengalihan saham tersebut juga tidakĀ boleh lebih rendah dariĀ harga rata-rata dari harga penutupan perdagangan harian di BEI selama 90 hari terakhir sebelum tanggal penjualan saham oleh perusahaan. Dari kedua syarat tersebut, nantinya akan dipilih, mana yang lebih tinggi.

Dari pasar saham, per pukul 13.55 WIB, harga saham ITMG naik 1,20% ke Rp 21.050/unit. Dalam seminggu, saham ini turun 6,76%, sedangkan sejak awal tahun (ytd) telah menguat 3,06%.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Laba Indo Tambangraya Q3 Tembus Rp 3,8 T, Ini Pemicunya!


(adf/vap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading