Taruh Uang di Aset Ini Jika Mau Cuan! Jangan Unit Link Deh...

Market - Tim Riset CNBC Indonesia, CNBC Indonesia
07 February 2022 06:10
Ilustrasi Investasi (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Produk asuransi unit link sedang hangat diperbincangkan akhir-akhir ini. Cerita nasabah unit link yang merasa dirugikan adalah sesuatu yang lumayan sering terungkap.

Salah satu yang menjadi kelemahan utama investasi unit link adalah jangka waktu yang panjang. Well, sejatinya unit link adalah produk asuransi bukan investasi.

Hal ini terjadi karena adanya biaya akuisisi yang besar (>100% premi) untuk beberapa periode (biasanya lima tahun) membuat return dari investasi baru bisa dinikmati setelah bertahun-tahun membayar premi. Kondisi tersebut, membuat berinvestasi di produk unit link memiliki likuiditas yang cenderung rendah karena tak bisa dicairkan sewaktu-waktu.


Bagi seseorang yang sedang merencanakan keuangannya tetapi memiliki concern terkait likuiditas sebenarnya tidak terlalu cocok untuk memilih salah satu instrumen investasi yang digabung dengan proteksi ini. Dalam financial planning, asuransi memang penting karena memberikan proteksi dari berbagai risiko finansial yang mungkin datang sewaktu-waktu seperti sakit, cacat hingga meninggal.

Oleh sebab itu asuransi tetap dibutuhkan. Hanya saja, alangkah lebih bijak jika asuransi dikembalikan ke fitrahnya sebagai proteksi bukan untuk investasi.

Halaman Selanjutnya --> Ini Pilihan Investasi Buat Pemula

Ini Pilihan Investasi Buat Pemula
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading