BNI Berbagi, Salurkan Bantuan Untuk Perawat dan Bidan

Market - Lalu Rahadian, CNBC Indonesia
22 January 2022 18:35
SUKABUMI -- (Ki-ka) Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, Bidan Mayang Permatasari, Perawat Adhitya Tegar Pambudhi, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, dan Menteri BUMN Erick Thohir dalam Acara Apresiasi BNI Kepada Tenaga Perawat dan Bidan Indonesia, Sabtu (22/1/2021), bersama perwakilan penerima manfaat lainnya yang mengikuti secara virtual dari berbagai provinsi di Indonesia. Atas pertimbangan program CSR BUMN di bidang kesehatan, BNI menyerahkan apresiasi kepada ratusan tenaga kesehatan yang bertugas di daerah-daerah tersebar di 17 wilayah kerja BNI.

Jakarta, CNBC Indonesia - Tenaga perawat dan bidan merupakan tenaga kesehatan yang selalu siap siaga di garda terdepan khususnya dalam melewati badai pandemi selama 2 tahun terakhir. Mereka kerap menghadapi risiko dalam menjalankan tugas kemanusiaannya, mulai dari sakit hingga risiko yang mengancam jiwa.

Peran besar tenaga perawat dan bidan tersebut harus diapresiasi. Untuk itu, penghargaan diberikan kepada mereka salah satunya oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Apresiasi diberikan BNI kepada ratusan perawat dan bidan di 17 wilayah, sesuai program CSR BUMN di bidang kesehatan. Menteri BUMN Erick Thohir menyerahkan langsung bantuan dari BNI kepada tenaga kesehatan di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (22/1/2022).


"Hari ini sesuai dengan Program CSR BUMN, kami juga ingin agar tenaga kesehatan tidak merasa terlupakan setelah Covid - 19. Saya minta BNI membantu para perawat dan bidan yang sudah sangat berjasa dalam membantu jutaan masyarakat indonesia tidak hanya dari virus Covid, tetapi juga penyakit lainnya yang membahayakan kesehatan dan nyawa," kata Erick Thohir dikutip dari siaran pers.


Menurut Erick, perhatian terhadap para perawat dan bidan yang dilakukan BNI merupakan salah bagian dari upaya memperkuat CSR BUMN menjadi lebih tepat sasaran. Saat memberikan apresiasi tersebut Erick turut didampingi Direktur Hubungan Lembaga BNI Sis Apik Wijayanto dan perwakilan perawat dan bidan dari 17 wilayah operasional BNI secara virtual.

Erick berharap apresiasi ini dapat memperbaiki kerisauan para tenaga perawat dan bidan selama ini. Seluruh BUMN, termasuk BNI, ke depannya akan didorong untuk tak hanya menyalurkan CSR tetapi membuat program ini lebih tepat sasaran untuk mengatasi permasalahan lebih spesifik dan berkesinambungan.

"Kami ingin menjaga kegiatan seperti ini terus terjaga. Jangan sampai kita hanya datang ketika minta tolong dan lupa saat pandemi selesai. Dari hati yang terdalam, saya mengucapkan terimakasih atas perjuangan tenaga perawat dan bidan yang memastikan kesehatan masyarakat. Bagi saya, perawat dan bidan adalah pahlawan dalam upaya pemerintah memerangi pandemi," katanya.

Direktur Hubungan Lembaga BNI Sis Apik Wijayanto berkata, apresiasi BNI adalah wujud komitmen BNI dalam mendukung terwujudnya ekonomi berkelanjutan. Kali ini, BNI menyelenggarakan program apresiasi tenaga perawat dan bidan khususnya yang bertugas di daerah-daerah.

"Kami harap dana apresiasi ini dapat menjadi penyemangat bagi para tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat Indonesia yang masih belum banyak memiliki kemampuan dan akses kesehatan cukup," kata Sis Apik.

Dia menuturkan saat ini Indonesia kembali menghadapi tantangan yang cukup berat yakni potensi penyebaran varian baru Covid-19 omicron.

"Kami berharap para perawat dan bidan di desa-desa ini dapat lebih siap siaga untuk selalu membantu masyarakat tak hanya menjaga tetapi juga meningkatkan kesehatannya," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pertajam Penyaluran KUR, BNI Andalkan Klasterisasi


(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading