TokoCrypto Bakal IPO 2-3 Tahun Lagi, Simak Progresnya

Market - Thea Arbar, CNBC Indonesia
20 January 2022 18:35
Gali Peluang Perdagangan Aset Kripto Bersama Tokocrypto

Jakarta, CNBC Indonesia - TokoCrypto berencana untuk go public atau menggelar IPO (initial public offering) dalam dua hingga tiga tahun mendatang. Saat ini, perusahaan dagang aset kripto secara daring (online) tersebut sedang melengkapi beberapa persyaratan.

"Pemanasan IPO, TokoCrypto sudah memiliki ceklis apa saja yang dilengkapi. Satu-satu ceklis menuju ke sana, kapannya belum bisa kita sampaikan. Progresnya ceklis sudah mulai jalan," ujar Chief Operating Officer (COO) TokoCrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, Kamis (20/1/2022).

Teguh mengatakan IPO yang akan dilakukan bukan sekadar wacana belaka, meski belum dapat membocorkan kapan tanggal pastinya. Saat ini perusahaannya juga sudah melakukan audit yang sesuai dengan standar.


"Audit sudah, audit yang sesuai standar. Kita sudah lengkapi prosesnya, IPO kan tidak gampang. Tapi untuk tanggalnya masih belum [dapat dipastikan]," ujar dia.

Menurutnya, ceklis persiapan yang dimaksud sama dengan persiapan perusahaan lain yang berencana IPO. Terkait berapa persen saham yang akan dilepas, menurutnya itu masih terlalu awal. Yang jelas, tahun lalu pihaknya telah mengeluarkan statement mau IPO dan itu bukan sekadar wacana.

"Yang pasti TokoCrypto ada best adviser, ada roadmap dan timeline. Bukan sekadar raised fund, tapi bagaimana menciptakan industri kripto legitimate dan mainstream. Kalau kita masuk capital market, goals kita edukasi, kedua lebih mainstream," paparnya.

"Dari tim, kita mau menciptakan utility dari token. Ada yang paling baru, bagian dari roadmap TKO, tapi tunggu dulu informasinya ya. TKO ada redeem di mall, ini ada lagi utility yang kita siapkan. Launchpad dengan TSBA, dengan Sembrani. Bulan depan dengan venture lainnya."

Belum lama ini, TokoCrypto melalui TokoLaunchpad berkolaborasi dengan inisiatif BRI Ventures, Sembrani Wira Akselerator, menciptakan TokoCrypto Sembrani Blockchain Accelerator (TSBA).

Proyek TSBA merupakan akselerator yang dibentuk untuk mendorong serta membangun ekosistem perusahaan rintisan atau startup Indonesia yang sudah didukung dengan teknologi blockchain.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Resto Raa Cha Mau IPO, Ini Profil dan Penggunaan Dananya


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading