Selesaikan Tender Offer, Grup Djarum Kuasai 99,96% Saham SUPR

Market - Feri Sandria, CNBC Indonesia
20 January 2022 12:15
Dorong Kinerja Bisnis, TOWR Andalkan Pendanaan dari Perbankan  (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang tergabung dalam Grup Djarum mengumumkan perusahaan telah menguasai 99,96% saham PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) setelah menyelesaikan tender wajib yang baru dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, sebagai pengendali baru emiten telekomunikasi PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), anak usaha TOWR yakni PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) wajib melaksanakan tender wajib yang memberikan kesempatan kepada investor ritel untuk menjual sahamnya kepada pengendali baru.

Tender wajib tersebut dilakukan di harga yang sama saat akuisisi dilakukan pada awal Oktober 2021 lalu, di angka Rp 15.640,51/saham.


Perusahaan juga telah menyampaikan bahwa jumlah saham yang akan dibeli dari investor ritel ini sebanyak-banyaknya 67.965.022 saham atau setara dengan 5,97% dari modal yang ditempatkan dan disetor perusahaan. Untuk itu setidaknya Protelindo telah mempersiapkan dana senilai Rp 1,06 triliun.

Dalam keterangan resmi yang terbit di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Sekretaris Perusahaan Protelindo Maya Marcella menyebutkan bahwa tender wajib tersebut telah dilaksanakan "mulai pada tanggal 2 Desember 2021 pukul 09.00 WIB dan berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 pukul 16.00 WIB."

Marcella juga mengungkapkan "total saham yang telah dibeli sebanyak 67.478.878 saham." Artinya dana yang dihabiskan untuk membeli saham tender wajib mencapai Rp 987,92 miliar, dengan kepemilikan saham meningkat dari 94,03% menjadi 99,96%.

Marcella juga mengatakan bahwa pembayaran kepada pemegang saham yang ikut serta dalam penawaran tender wajib telah dilakukan pada tanggal 11 Januari 2022.

"Penyelesaian transaksi penawaran tender wajib dan penyampaian laporan hasil tersebut tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan," tutup Marcella.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama Kamis (20/1) di pasar modal, saham TOWR tercatat menguat 2,91% ke level Rp 1.060/ saham dengan kapitalisasi pasar Rp 54,08 triliun. Sejak awal tahun saham anak usaha Grup Djarum ini melemah 5,33% dan dalam enam bulan terakhir menyusut nyaris seperlima.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Siap-siap! Emiten Menara Grup Djarum Sinyalkan Akuisisi Lagi


(fsd/vap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading