Erick Thohir: Entrepreneur RI Masih Tertinggal dari Singapura

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
19 January 2022 20:11
Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan total aset konsolidasi holding BUMN penerbangan dan pariwisata InJourney pada tahun 2024 diperkirakan akan mencapai Rp 260 triliun.

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri BUMN Erick Thohir menyoroti entrepreneur Indonesia yang menurutnya masih jauh tertinggal dari negara maju lainnya, seperti halnya Singapura.

Padahal, Indonesia kata dia memiliki potensi yang besar untuk melahirkan banyak wirausahawan dengan ekonomi domestik yang terus bertumbuh hingga beberapa tahun yang akan datang.

"Tingkat kewirausahaan Indonesia masih tertinggal dibanding Singapura dan negara maju lainnya di dunia," kata Menteri Erick, di acara Talenta Wirausaha BSI 2022 di Jakarta, Rabu (19/1/2022).


Sebagai gambaran, saat ini jumlah entrepreneur di Singapura sudah mencapai 8,76% dari jumlah penduduknya. Negara-negara maju lainnya sudah mencapai 14% sampai dengan 15% dari jumlah penduduknya. Sedangkan, jumlah wirausahawan Indonesia masih 3,47% dari jumlah penduduk.

"Jangan sampai kesempatan berusaha ini diambil orang lain, kesempatan lapangan kerja diambil orang lain, karena kita yang diberi kesempatan oleh Allah SWT tidak mengambil kesempatan ini," ujarnya.

Erick mencontohkan, Korea Selatan adalah salah satu negara yang patut dijadikan contoh. Pada 20 tahun yang lalu, hampir tidak ada merek-merek yang terkenal dari Negeri Ginseng tersebut.

"Sekarang merek Korea Selatan itu mungkin top three di dunia yang dulu tidak ada 10 besar," bebernya.

Saat ini, Kementerian BUMN juga terus mendorong dan aktif melakukan pendampingan, permodalan, hingga akses pasar. Selain itu, BUMN turut memfasilitasi bagi etalase produk-produk lokal seperti di Sarinah dan Pos Bloc.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sharon Pengganti Erick Jadi 'Menteri BUMN' Mulai Bekerja nih!


(sys/vap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading