Mana Tahaaannn... Harga Batu Bara 'Nanjak' Hampir 30%!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
18 January 2022 07:34
China Sampai Malaysia Masih 'Kecanduan' Batu Bara RI, Ini Buktinya!

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara masih kuat nanjak. Kini harga si batu hitam telah mengukir rekor baru.

Kemarin, harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) ditutup di US$ 220,5/ton. Melesat 1,73% dari posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu sekaligus menjadi rekor tertinggi sejak akhir Oktober tahun lalu.

Harga batu bara benar-benar 'menggila'. Sejak akhir 2021 (year-to-date), harga komoditas ini sudah naik 29,72%. Wow...


Sepertinya apa yang terjadi di Indonesia menjadi pengerek harga batu bara. Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih memberlakukan larangan ekspor batu bara hingga akhir bulan ini. Walau sudah ada puluhan kapal yang diizinkan ekspor, tetapi pemerintah menegaskan larangan ekspor belum dicabut.

Masalahnya, Indonesia adalah eksportir batu bara terbesar dunia. Tanpa pasokan dari Indonesia, ketersediaan batu bara di pasar dunia tentu akan berkurang signifikan. Tidak heran harga batu bara 'terbang'.

"Indonesia adalah eksportir besar, sehingga akan mempengaruhi harga. Semua akan tergantung kapan situasi bisa normal kembali," kata Kazuhiro Ikebe, Ketua Federasi Pembangkit Listrik Jepang (FEPC), seperti dikutip dari Reuters.

Jepang adalah salah satu negara yang sangat tergantung terhadap batu bara impor. Hampir seluruh kebutuhan batu bara Negeri Matahari Terbit didatangkan dari negara lain.

Mengutip catatan US Energy Information Administration, Jepang mengimpor 210 juta ton batu bara pada 2018, menjadikan negara ini sebagai importir batu bara terbesar ketiga di dunia (hanya kalah dari China dan India). Sebanyak 99% kebutuhan batu bara Jepang adalah dari impor.

"Jika larangan ekspor diperpanjang, maka kami harus mempertimbangkan untuk mengoperasikan pembangkit listrik lain. Atau mendatangkan batu bara dari negara lain, misalnya Australia," tegas Hiroyuki Motonaga, Presiden Okinawa Electric, sebagaimana diwartakan Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Artikel Selanjutnya

Harga Batu Bara Naik Lagi, Kian Dekati Rekor Tertinggi!


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading