Simak! Ini Fokus Pengembangan Pasar Modal di 2022

Market - sys, CNBC Indonesia
03 January 2022 14:26
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso membeberkan sejumlah fokus pengembangan industri pasar modal Tanah Air di tahun ini.

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso membeberkan sejumlah fokus pengembangan industri pasar modal Tanah Air di tahun ini.

Pertama, adalah penerapan bursa karbon dan implementasi ekonomi hijau yang turut didukung dengan taksonomi hijau. Sejalan dengan itu, OJK juga akan mengoptimalisasi indeks bursa berbasis Environtment, Social & Governance (ESG).

Kedua, OJK akan memperluas basis emiten melalui sekuritisasi aset dan pembiayaan proyek strategis.


Mengakomodir perusahaan startup berbasis teknologi untuk melakukan penawaran umum dan terus meningkatkan literasi dan edukasi bagi investor ritel.

Wimboh menuturkan, sepanjang tahun 2021 nilai penawaran umum di pasar modal sudah mencapai Rp 363 triliun, naik signifikan dari tahun 2020 yang sebesar Rp 118 triliun. Nilai ini juga telah melampaui penyaluran kredit perbankan sepanjang 2020 senilai Rp 228 triliun. Salah satu sektor yang mendorong pertumbuhan adalah sektor teknologi dan keuangan.

"Sektor teknologi dan keuangan akan menjadi engine growth bursa kita ke depan," kata Wimboh di Gedung BEI, Senin (3/1/2022).

Wimboh menambahkan, fokus ketiga adalah perluasan dan percepatan pelaku UMKM untuk masuk ke pasar modal domestik melalui platform Securities Crowdfunding.

Keempat, pengembangan instrumen derivatif untuk indeks saham, suku bunga, dan instrumen derivatif nilai tukar.

Terakhir, percepatan pengembangan infrastruktur Central Counterparty Clearing house (CCP) yang menjadi terobosan penting bagi pendalaman pasar keuangan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ketua OJK Ungkap Kondisi Sektor Keuangan Terkini Saat Pandemi


(sys/hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading