Bakal IPO, Induk NET TV Masih Rugi Rp 120 M

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
28 December 2021 16:25
NET tv (ist)

Jakarta, CNBC Indonesia - Induk perusahaan media televisi milik Indika Group, NET TV atau PT Net Visi Media, berencana melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal tahun depan.

Berdasarkan pada data prospektus ringkas yang dipublikasikan perusahaan, Senin (27/12/2021), Net Visi Media berencana menawarkan sebanyak-banyaknya 765.306.100 saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham dengan harga penawaran umum Rp 190 sampai dengan Rp 196 per saham.

Dengan demikian, dari aksi korporasi ini, perseroan berpotensi meraih dana segar Rp 149 miliar.


Nantinya, dana yang diperoleh perseroan dari IPO akan digunakan sekitar 18,5% untuk modal kerja yang akan digunakan Net Visi Media dalam Industri manajemen (Artis) antara lain untuk biaya pengembangan keahlian dan keterampilan artis dan biaya operasional.

Selanjutnya, sekitar 28,5% akan digunakan bentuk setoran modal dalam PT Net Media Digital, sebagai salah satu Perusahaan Anak, yang akan digunakan untuk pembuatan dan pembelian program; dan/atau biaya-biaya operasional.

Kemudian, sekitar 53% akan digunakan untuk penyetoran modal dalam PT Net Mediatama Televisi (NMTV) yang menaungi NET TV sebagai salah satu perusahaan anak perseroan.

Lantas, bagaimana sebenarnya kinerja keuangan Net Visi Media?

Menurut data di prospektus IPO, pendapatan konsolidasian Net Visi Media per akhir Juli 2021 mencapai Rp 282,94 miliar, naik 34,74% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan posisi Juli 2020 sebesar Rp 209,99 miliar.

Adapun pendapatan per 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp 446,49 miliar atau turun 14,11% secara yoy dibandingkan akhir 2019.

Sementara, laba bruto tercatat naik 73,24% secara tahunan menjadi Rp 95,76 miliar per akhir Juli 2021.

Namun, Net Visi Media masih mengalami rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk (rugi bersih) hingga 31 Juli 2021, yakni mencapai Rp 120,35 miliar. Angka ini menyusut secara yoy dibandingkan rugi bersih pada 31 Juli 2020 sebesar Rp 411,18 miliar.

Berdasarkan data prospektus, Net Visi Media sudah menanggung rugi bersih setidaknya sejak akhir 2018, yang pada waktu itu sebesar Rp 170,79 miliar.

Rasio laba neto terhadap ekuitas (ROE) negatif 510,0%, sedangkan rasio laba neto terhadap aset (ROA) minus 7,05% per akhir Juli 2021.

Lebih lanjut, total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 1,69 triliun per Juli 2021, turun dari posisi akhir Desember 2020 sebesar Rp 1,76 triliun. Sementara, total ekuitas juga turun dari Rp 51,62 miliar pada akhir tahun lalu menjadi Rp 23,74 miliar per semester I 2021.

Adapun total aset perusahaan mencapai Rp 1,76 triliun per 31 Juli 2021.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

NET TV IPO Jual Saham Rp 190 - Rp 196, Mahal atau Murah?


(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading