BTPS Berkembang dan Cuan Bersama Kaum Perempuan

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
16 December 2021 17:59
BTPS

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) masih akan fokus pada penyaluran pembiayaan ke segmen ultra mikro. Apalagi, di segmen ini terjun cukup banyak kaum perempuan yang memang menjadi target pasar perseroan.

Tak dinyana, kendati harus menghadapi berbagai cobaan akibat Pandemi Covid-19, kaum perempuan ini turut andil dalam menggerakkan bisnis BTPS yang membukukan pembiayaan sebesar Rp10,2 triliun per akhir September 2021, naik 12% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp9,1 triliun.

Business Planning & Assurance Head BTPN Syariah, Dewi Nuzulianti mengatakan, kalau pada masa awal pandemi, penyaluran pembiayaan BTPN Syariah, apalagi di ultra mikro sangat terdampak. Namun demikian, pihaknya bersyukur banyak nasabah yang juga cepat pulih dan mendukung pertumbuhan pembiayaan.


"Segmen ultra mikro belum banyak pesaing dari perbankan, karena itu, kami masih akan fokus pada segmen ini. Di sisi lain, ke depan kami juga yakin persaingan akan makin besar dengan adanya pinjaman online dan pembiayaan lain," ungkap Dewi dalam dalam Media Breafing Women Empower Women, di Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Pembiayaan prasejahtera produktif BTPN Syariah diberikan secara berkelompok kepada sentra-sentra komunitas perempuan produktif. Pembiayaan tanpa jaminan yang diberikan dalam pengawasannya menganut prinsip tanggung renteng, di mana bila ada anggota kelompok yang ngemplang akan ditanggung oleh seluruh anggota lainnya.

Pembiayaan berkelompok ini memiliki tujuan untuk membangun empat karakter pada diri nasabah, yaitu Berani berusaha, Disiplin, Kerja sama, dan Saling Bantu. Karakter-karakter ini diharapkan dapat menyebar sehingga tercapai tatanan masyarakat yang memiliki kekuatan secara ekonomi di suatu daerah.

BTPN Syariah tetap fokus menggarap pembiayaan ultra mikro Indonesia. Segmen tersebut sesuai dengan visi dan misi perseroan dan sejalan dengan rencana bisnis yang sudah BTPN Syariah sampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Pada kesempatan yang sama, Dewi Pelitawati Komisaris Independen mengatakan, kalau BTPS akan terus memberdayakan ibu-ibu. Mengutip hasil riset, Dewi menyebutkan kalau kesejahteraan akan terus meningkat jika dimulai dengan kesejahteraan ibu.

"Sebanyak 95% pegawai BTPN Syariah adalah perempuan dan kami adalah satu-satunya pemain di ultra mikro yang spesifik ingin terus memberdayakan perempuan," tegasnya.

Apalagi Dewi juga menyebutkan, untuk menggapai nasabah ultra mikro, BTPN Syariah memiliki 9.000 community officer sebagai ujung tombak bisnis yang 99% pegawainya adalah perempuan.

Sumbangsih kaum perempuan ini membawa BTPS mampu membukukan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun pada kuartal III-2021, naik 117% dari periode yang sama tahun lalu Rp507 miliar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Menelusuri Prospek Saham BTPS, Masih Bisa Cuan?


(pay/pay)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading