BSI Sabet 3 Penghargaan di Penghujung 2021

Market - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
09 December 2021 10:39
Bank Syariah Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI mendapatkan penghargaan sebagai Indonesia Most Trusted Companies dalam Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2021 dengan tema 'Membangun Ketahanan Perusahaan daam Kerangka GCG'. Penghargaan diberikan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).

Penilaian CGPI mencakup 12 aspek yaitu komitmen, transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, keadilan, kompetensi, misi, kepemimpinan, kolaborasi, serta risiko.

Diketahui BSI menjadi bank peringkat ketujuh dengan aset terbesar di Indonesia yang mencapai Rp 251 triliun. Sedangkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), peringkat BSI ada di urutan yang sama dengan nilai mencapai Rp 219 triliun.


Dari DPK tersebut, tabungan BSI menempati urutan kelima terbesar yaitu Rp 91,43 triliun. Sementara penyaluran kredit atau pembiayaan BSI mencapai nilai Rp 163 triliun dan menempati peringkat ketujuh terbesar di perbankan nasional.

Adapun dari sisi laba yang dibukukan, peringkat BSI ada di enam terbesar dengan nilai Rp 2,3 triliun. Di samping itu, BSI juga menyabet dua penghargaan sebagai Bank Syariah Terbaik dan Bank Syariah Inovasi Digital Terbaik Kelompok Bank Buku 3 dalam acara Anugerah Syariah Republika 2021 dengan tema 'Ekonomi Syariah Memacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional'.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan, raihan ini merupakan wujud apresiasi terhadap kinerja dan kerja keras seluruh pegawai perseroan dalam menghadirkan layanan terbaik kepada masyarakat.

Menurut dia, sejumlah penghargaan yang diraih tersebut diharapkan bisa memacu untuk memberikan kontribusi terbaik sesuai prinsip syariah melalui produk, layanan, dan inovasi digital ke depannya. Sehingga BSI dapat merealisasikan visi menjadi top ten bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar dalam lima tahun ke depan.

"Alhamdulillah, kami bersyukur belum genap satu tahun usia BSI telah mendapatkan banyak penghargaan. Ini menandakan besarnya dukungan dan kepercayaan dari nasabah dan masyarakat luas. Terima kasih kepada seluruh stakeholders atas dukungan dan kepercayaannya. Tentunya penghargaan ini memacu kami untuk selalu berinovasi dan bertransformasi memberikan kinerja dan layanan yang lebih baik," kata Hery, dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).

Ia menjelaskan, kinerja positif didapatkan melalui strategi perubahan yang transformatif memasuki era baru dalam perbankan syariah. BSI mengoptimalkan dan meningkatkan pengalaman perbankan syariah bagi para nasabah melalui digitalisasi dengan mobile banking.

"Melalui mobile banking BSI, nasabah tidak hanya dapat menggunakan fitur-fitur dasar, seperti membuka rekening atau melakukan pembayaran. Tetapi juga memiliki akses ke apa yang saya sebut fitur 'spiritual', seperti melihat waktu sholat, petunjuk arah kiblat, serta mampu berkontribusi secara sosial dengan beramal melalui aplikasi. Hal itu kami create menjadi bagian dari sebuah ekosistem syariah yang komprehensif," ujarnya.

Saat ini BSI telah meluncurkan inovasi digital untuk menghadirkan kemudahan layanan keuangan bagi nasabah dan masyarakat, termasuk membuka rekening secara online (digital on boarding) melalui fitur 'Know Your Customer-Biometric' di aplikasi BSI Mobile. Dengan fitur ini, calon nasabah dapat membuka rekening tabungan dengan durasi kurang dari lima menit.

Selain itu, kata dia, BSI berkomitmen menghadirkan fitur baru lainnya di aplikasi BSI Mobile, seperti Mitraguna Online. Melalui BSI Mobile, nasabah bisa menabung emas, gadai emas, membayar ZISWAF, dan membeli hewan kurban.

"Sehingga dengan produk keuangan syariah di dunia digital, persaingan utama BSI bukan hanya di Indonesia, namun secara global. Saat ini, BSI menjadi bank pertama dari Indonesia yang akan memiliki kantor perwakilan di Timur Tengah yaitu di Dubai sebagai salah satu pusat keuangan syariah dunia," jelas dia.

Ia juga mengatakan, pihaknya sedang dalam tahap akhir mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan Dubai (DFSA) untuk membuka kantor perwakilan.

"Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, ingin menjadi salah satu pemain utama dalam mendorong dan menumbuhkan ekonomi syariah Indonesia sehingga Indonesia sendiri dapat menjadi tokoh utama dalam perekonomian syariah global. Visi kami adalah menjadi sepuluh besar bank syariah global berdasarkan kapitalisasi pasar pada 2025," pungkas Hery.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Melesat 2 Digit, Laba Q3 Bank Syariah Indonesia Capai Rp2,3 T


(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading