Emiten Lo Kheng Hong Dapat Kontrak Proyek Bauksit Rp 1,42 T

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
03 December 2021 12:20
petrosea

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten kontraktor minyak bumi dan gas, PT Petrosea Tbk (PTRO), memperoleh nilai kontrak senilai US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,42 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.250 per US$.

Kontrak kerja sama tersebut dilakukan oleh perseroan bersama PT Mekko Metal Mining sebagai klien dan PT Perkasa Investama Mineral sebagai pihak penanggung dari klien.

"Jenis kontrak terkait perjanjian kerja sama untuk proyek bauksit," ungkap Direktur PTRO, Meinar Kusumastuti, dalam penjelasannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/12/2021).


Meinar menambahkan, kontrak tersebut akan dilaksanakan dalam jangka waktu selama lima tahun. Perseroan dan klien bukanlah pihak yang memiliki hubungan afiliasi. 

"Kontrak baru tersebut akan memberikan tambahan pendapatan dan memperkuat kondisi keuangan perseroan," katanya.

CNBC Indonesia mencatat, sebelumnya, pada pertengahan Oktober 2021 lalu, perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki investor kawakan Lo Kheng Hong ini memperoleh nilai kontrak senilai US$ 265 juta atau senilai Rp 3,77 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.250 per US$.

Jenis kontrak tersebut berupa perjanjian jasa pertambangan dan perjanjian rental peralatan dengan jangka waktu selama 4 tahun.

Corporate Secretary Petrosea, Anto Broto mengatakan, perseroan akan menjadi pihak yang melakukan manajemen proyek dan PT Karya Bhumi Lestari, entitas anak perusahaan menjadi kontraktor.

Adapun PT Hardaya Mining Energy dan PT Central Cipta Murdaya sebagai klien dan pemberi jaminan pembayaran atas kewajiban pembayaran kepada PT Karya Bhumi Lestari dan perseroan.

Saat ini, perseroan beserta entitas anak, tidak memiliki hubungan afiliasi dengan dengan PT Hardaya Mining Energy dan PT Central Cipta Murdaya.

"Perolehan kontrak akan memberikan tambahan pendapatan dan memperkuat kondisi keuangan perseroan," kata Anto Broto, dalam keterbukaan informasi, Selasa (12/10/2021).

Sebagai informasi, saat ini Petrosea masih dikendalikan oleh PT indika Energy Tbk (INDY) dengan kepemilikan saham sebesar 69,80%. Lo Kheng Hong tercatat memiliki kepemilikan saham 15,01% dan sisanya pemegang saham publik sebesar 13,50% dan saham tresuri 1,68%.

Jumat ini, harga saham emiten bersandi PTRO ini terpantau menguat sebesar 2,59% ke level Rp 2.380 per saham dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 2,40 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(sys/sys)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading