Dow Futures Menguat Tipis Berkat Reli Saham Teknologi

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
18 November 2021 20:40
Specialist David Haubner, left, talks with a colleague as they work on the floor of the New York Stock Exchange, Wednesday, Jan. 30, 2019. Fed officials ended a two-day meeting on Wednesday by keeping the federal funds rate — what banks charge each other — at a range of 2.25 to 2.50 percent. (AP Photo/Richard Drew)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kontrak berjangka (futures) indeks bursa Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Kamis (18/11/2021), setelah produsen chip Nvidia melaporkan kinerja lebih baik dari ekspektasi.

Kontrak futures indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 24 poin (+0,07%) dari nilai wajarnya. Kontrak serupa indeks S&P 500 bertambah 0,2% dan kontrak Nasdaq juga menguat 0,5%.

Saham Nvidia melesat lebih dari 8% di sesi pra-pembukaan setelah mencetak laba bersih dan pendapatan yang melampaui ekspektasi, serta merilis proyeksi pendapatan yang bullish. Penjualan divisi pusat data naik 55% secara tahunan sedangkan divisi game melesat 42%.


Di sisi lain, saham Advanced Micro Devices ikut menguat dengan reli sebesar 2% sementara Micron Technology tumbuh lebih dari 1%. Saham Boeing ikut menguat nyaris sebesar 2% menyusul kenaikan peringkat dari JPMorgan.

Sementara itu, saham Cisco Systems anjlok 5% menyusul penurunan target pendapatan akhir tahun ini setelah omzetnya per kuartal III-2021 meleset dari target. Saham Kraft Heinz juga anjlok lebih dari 2% setelah perseroan mengumumkan penawaran publik sahamnya putaran II.

Pada Rabu, indeks Dow Jones Industrial Average ambrol 211 poin, terseret oleh koreksi saham Visa sebesar 4,7%. Indeks S&P 500 melemah 0,26%, Nasdaq tertekan 0,33% sementara indeks Russell 2000 drop 1,2%.

Indeks S&P dan Nasdaq berpeluang mencetak reli mingguan di penghujung pekan nanti, dan terpaut kurang dari 1% dari rekor tertingginya. Sementara itu, indeks Dow Jones terpaut 1,7% dari rekor tertinggi.

"Laporan ekonomi baru-baru ini masih kuat, tetapi pergerakan pasar saham hari ini menandakan bahwa ia sudah mendiskon siklus Covid," tutur Jim Paulsen, Kepala Perencana Investasi Leuthold Group seperti dikutip CNBC International.

Investor masih memantau rilis kinerja emiten peritel dan rilis klaim tunjangan pengangguran mingguan per pekan lalu. Ekonom dalam polling Dow Jones memperkirakan angka klaim pengangguran awal tertekan menjadi 260.000, dari posisi pekan sebelumnya 267.000 klaim.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Abaikan Shutdown, Dow Futures Menguat 94 Poin


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading