Dow Futures Melemah Tipis Jelang Rilis Laporan Keuangan

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
12 October 2021 19:58
Trader Timothy Nick works in his booth on the floor of the New York Stock Exchange, Thursday, Jan. 9, 2020. Stocks are opening broadly higher on Wall Street as traders welcome news that China's top trade official will head to Washington next week to sign a preliminary trade deal with the U.S. (AP Photo/Richard Drew)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kontrak berjangka (futures) indeks bursa Amerika Serikat (AS) tak banyak berubah pada perdagangan Selasa (12/10/2021), menyusul kekhawatiran pemodal terhadap prospek ekonomi dan inflasi.

Kontrak futures indeks Dow Jones Industrial Average tertekan 15 poin dari nilai wajarnya. Kontrak serupa indeks S&P 500 cenderung flat, sementara Nasdaq naik 0,2%. Saham teknologi seperti Tesla, Alphabet, Netflix, Nvidia dan AMD menguat tipis di sesi pra-pembukaan.

Pasar kemarin tertekan dengan Dow Jones anjlok 250 poin, indeks S&P 500 drop 0,7% dengan 9 dari 11 indeks sektoral melemah, sementara Nasdaq melemah 0,6%. Ini menjadi hari kedua koreksi menimpa Wall Street.


"Ada banyak tiupan kencang tatkala kita memasuki musim laporan keuangan, dan pelaku pasar akan mencari indikasi apapun untuk menjadi acuan-khususnya di tengah ancaman perlambatan pertumbuhan ekonomi," tutur Chris Larkin, Direktur Pelaksana E-Trade Financial, seperti dikutip CNBC International.

JPMorgan Chase dan bank besar lainnya akan mengawali rilis kinerja keuangan per kuartal III-2021. Pertumbuhan laba bersih perseroan diperkirakan tumbuh sekitar 30% secara tahunan setelah kuartal kedua lalu melompat 96,3%, menurut Refinitiv.

Investor akan memonitor data lapangan kerja terbaru pada Selasa setelah Departemen Tenaga Kerja merilis survei perpindahan tenaga kerja dan pembukaan lapangan kerja. Ekonom dalam polling Dow Jones memperkirakan akan ada 10,9 juta pos pekerjaan baru dibuka pada Agustus, atau tak berubah dari posisi Juli.

Sepanjang September lalu, indeks S&P 500 anjlok 4,8% menjadi bulan terburuk sejak Maret 2020 dan menghentikan reli beruntun 7-bulan sebelumnya. Sepanjang Oktober, indeks menguat sekitar 1,3%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Aksi Jual Saham Teknologi Berlanjut, Dow Futures Melemah Lagi


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading