Polling CNBC Indonesia

RI Siaga Gelombang Ke-3 Covid! BI Jangan Naikin Bunga Dulu...

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
17 November 2021 09:20
FILE PHOTO: An Indonesian Rupiah note is seen in this picture illustration June 2, 2017. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih mempertahankan suku bunga acuan. Di tengah ancaman perlambatan pertumbuhan ekonomi, BI sepertinya belum perlu terburu-buru mengetatkan kebijakan moneter.

Gubernur Perry Warjiyo dan kolega dijadwalkan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) edisi November 2021 pada 17-18 November 2021. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan BI 7 Day Reverse Repo Rate tetap bertahan di 3,5%, terendah dalam sejarah.


Seiring dengan ekonomi yang mulai pulih karena melandainya pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19), bank sentral di sejumlah negara sudah menaikkan suku bunga acuan. Korea Selatan menjadi negara besar Asia pertama yang menaikkan suku bunga acuan pada Agustus 2021 lalu, menjadi kenaikan pertama dalam hampir tiga tahun terakhir.

Namun sepertinya Indonesia belum perlu menempuh langkah serupa dalam waktu dekat. Pasalnya, perekonomian Tanah Air masih dibayangi risiko.

Halaman Selanjutnya --> Indonesia Siaga Gelombang Ketiga Virus Corona

Indonesia Siaga Gelombang Ketiga Virus Corona
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading