Gokil! Laba Jasa Marga Melesat Nyaris 400%, Apa Pemicunya?

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
08 November 2021 08:41
Dok Jasa Marga

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten pengelola jalan tol BUMN, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan laba bersih senilai Rp 749,42 miliar pada periode sembilan bulan pertama tahun ini.

Perolehan laba bersih tersebut meningkat 377% dari periode yang sama di tahun sebelumnya senilai Rp 157,6 miliar.

Corporate Secretary JSMR, Reza Febriano menyampaikan, meskipun pemerintah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 Juli lalu karena meningkatnya kasus Covid-19, perseroan berhasil memperbaiki kinerja dari tahun sebelumnya.


Hal ini tercermin dari pendapatan usaha JSMR yang naik sebesar 20,75 % karena telah beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru.

"Hal ini juga didukung oleh meningkatnya mobilisasi masyarakat sehingga berdampak pada peningkatan volume lalu lintas apabila dibandingkan dengan kuartal III tahun 2020," kata Reza Febriano, dalam keterangannya, Senin (8/11/2021).

Tidak hanya itu, EBITDA juga mengalami pening katan sebesar 29,39 % seiring dengan meningkatnya pendapatan tol yang menyebabkan peningkatan EBITDA margin yang mencapai 65,07 %.

Jasa Marga menargetkan masih ada penambahan jalan tol operasi hingga akhir tahun 2021, yaitu jalan tol Manado - Bitung Ruas Danowudu-Bitung yang ditargetkan beroperasi pada Kuartal IV.

"Dengan turunnya level PPKM di berbagai daerah serta melihat pergerakan mobilitas masyarakat sejak September 2021, Jasa Marga memproyeksikan hingga akhir tahun 2021 tren peningkatan lalu lintas masih terjadi di Jalan Tol Jasa Marga Group," katanya.

Hal ini berdasarkan histori realisasi volume lalu lintas harian rata-rata (LHR) pada Oktober 2021, Jasa Marga mencatat peningkatan LHR jalan tol Jasa Marga Group di seluruh Indonesia sebesar 63,03% jika dibandingkan dengan LHR pada masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Bulan Juli 2021 dan 25,23% pada masa PPKM Level 4 Bulan Agustus 2021.

Sementara itu, jika LHR Oktober 2021 dibandingkan dengan LHR September 2021 atau masa PPKM level 3 meningkat sebesar 6,64%.

Adapun, tiga ruas dengan LHR tertinggi di bulan Oktober 2021 adalah jalan tol dalam kota dengan 492 ribu kendaraan, jalan tol Jakarta-Cikampek dengan 450 ribu kendaraan dan jalan tol Jagorawi dengan 394 ribu kendaraan.

Saat ini, Jasa Marga mengoperasikan total 1.246 kilometer jalan tol yang merupakan 51% dari total jalan tol yang telah beroperasi di Indonesia. Sementara itu, total konsesi jalan tol yang dimiliki oleh Jasa Marga saat ini telah mencapai 1.603 km di seluruh Indonesia.

Sepanjang tahun 2021 hingga Kuartal III, Jasa Marga telah mengoperasikan jalan tol sepanjang 55,94 km, dengan rincian sebagai berikut :

  • Jalan Tol BORR S eksi IIIA (Simpang Yasmin - Simpang Semplak) sepanjang 2,8 5 km.
  • Jalan Tol Cinere - Serpong Seksi I (Serpong - Pamulang) sepanjang 6,50 Km
  • Jalan Tol Cengkareng - Batuceper - Kunciran sepanjang 14,19 km.
  • Jalan Tol Balikpapan - Samarinda Seksi I dan V (Balikpapan - Samboja) sepanjang 32,4 0 km.

[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading