Joss! Melesat 79%, Laba Bersih BNI Q3-2021 Tembus Rp 7,75 T

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
25 October 2021 07:53
Dok: BNI

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten bank BUMN, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) tercatat membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk secara konsolidasian sebesar Rp 7,75 triliun pada September 2021 atau per kuartal III, meningkat 79,33% dari periode yang sama di tahun sebelumnya Rp 4,32 triliun.

Peningkatan laba bersih tersebut membuat nilai laba bersih per saham dasar perseroan naik menjadi Rp 416 per saham dari sebelumnya Rp 232 per saham.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan perusahaan, Senin (25/10/2021), pada 9 bulan pertama tahun ini, BBNI mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp 37,52 triliun, lebih rendah dari tahun sebelumnya Rp 42,03 triliun.


Beban bunga tercatat sebesar Rp 8,82 triliun pada September 2021, sehingga perseroan mencatatkan pendapatan bunga bersih sebesar Rp 28,69 triliun dari tahun sebelumnya Rp 26,47 triliun.

Secara konsolidasian, sampai dengan 30 September 2021, perseroan sudah menyalurkan kredit sebesar Rp 570,64 triliun, meningkat 3,17% dari tahun sebelumnya Rp 553,106 triliun.

Dari sisi rasio keuangan, per September 2021, non performing loan (NPL) gross BNI berada di level 3,81%, naik dari posisi 30 September 2020 yang sebesar 3,56%. Sedangkan, NPL net tercatat sebesar 0,90% dari periode yang sama tahun lalu 0,53%.

Margin bunga bersih tercatat naik menjadi 4,76% dari sebelumnya 4,32%. Adapun, rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) tercatat turun menjadi 80,47% per September 2021 dari tahun lalu 88,99%.

Sedangkan, rasio Loan to Deposit (LDR), BBNI tercatat di level 85,14% dari tahun sebelumnya 83,11%.

Adapun aset perusahaan tercatat sebesar Rp 919,45 triliun dari akhir Desember tahun lalu Rp 891,34 triliun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Soal Feasibility Proyek Pemerintah, Begini Curhatan Bos BNI


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading