Kinerja Unilever Belum Pulih, Laba Q3 Masih Anjlok 19%

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
22 October 2021 09:15
(foto: unilever.co.id)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten barang konsumer, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), membukukan laba bersih selama periode 9 bulan pertama tahun ini sebesar Rp 4,37 triliun.

Perolehan tersebut tercatat mengalami penurunan 19,31% dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 5,43 triliun. Penurunan ini menyebabkan laba per saham dasar UNVR merosot menjadi Rp 115 per saham dari September tahun lalu Rp 143 per saham.

Pada Januari ampai dengan September 2021, perseroan mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 30,02 triliun atau turun 7,47% dari tahun sebelumnya Rp 32,45 triliun.


Rinciannya, penjualan di dalam negeri memberi andil pendapatan sebesar Rp 19,23 triliun, lebih rendah dari tahun sebelumnya Rp 22,09 triliun. Sedangkan, penjualan ekspor per September 2021 tercatat sebesar Rp 819,46 miliar dari tahun lalu Rp 955,79 miliar.

Perseroan mencatat, harga pokok penjualan per September 2021 turun menjadi Rp 14,93 triliun dari sebelumnya Rp 15,58 triliun. Sehingga, laba bruto UNVR menjadi Rp 15,09 triliun, masih lebih rendah dari tahun lalu Rp 16,87 triliun.

UNVR juga mencatat adanya penurunan beban pemasaran dan penjualan menjadi Rp 6,26 triliun dan beban umum administrasi Rp 3,01 triliun. Sehingga laba usaha UNVR menjadi Rp 5,81 triliun pada kuartal ketiga tahun ini.

Sampai dengan 30 September 2021, total aset Unilever Indonesia mencapai Rp 20,21 triliun, sedikit turun dari posisi 31 Desember 2020 sebesar Rp 20,53 triliun.

Jumlah aset tersebut terdiri dari liabilitas Rp 14,88 triliun dan ekuitas sebesar Rp 5,32 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading