Warning IMF Dicuekin, Bursa Saham Asia Ngegas!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
20 October 2021 09:45
A man walks past an electronic stock board showing Japan's Nikkei 225 index at a securities firm in Tokyo Wednesday, Dec. 11, 2019. (AP Photo/Eugene Hoshiko) Ilustrasi Bursa Saham Jepang (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mayoritas bursa saham utama Asia bergerak menguat pada perdagangan pagi hari ini. Hijaunya bursa Asia mengikuti Wall Street yang dini hari tadi dtutup menguat.

Pada Rabu (20/10/2021) pukul 09:16 WIB, berikut perkembangan indeks saham utama Benua Kuning:


Dini hari tadi waktu Indonesia, bursa saham New York finis di jalur hijau. Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 0,56%, S&P 500 bertambah 0,74%, dan Nasdaq Composite terangkat 0,71%.

Penguatan Wall Street berhasil membuat investor di pasar saham Asia ikut bersemangat. Euforia ini berhasil menutup kabar yang kurang sedap dari Dana Moneter Intrnasional (IMF).

Untuk 2021, lembaga yang berkantor pusat di Washington DC (Amerika Serikat/AS) itu memperkirakan pertumbuhan ekonomi Asia berada di 6,5%. Turun 1,1 poin persentase dibandingkan proyeksi sebelumnya.

"Meskipun Asia Pasifik masih menjadi wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, tetapi perbedaan antara yang dan berkembang semakin dalam. Dalam beberapa bulan ke depan, pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) masih menjadi risiko utama," sebut laporan IMF.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Artikel Selanjutnya

Masih Sideways, IHSG Ditutup di Zona Hijau


(aji/aji)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading