Ssst...'Disulut' Kabar dari Biden, Bitcoin cs Bakal Rekor!

Market - Tri Putra, CNBC Indonesia
17 October 2021 13:05
Joe Biden terima suntikan vaksin Booster. (REUTERS/KEVIN LAMARQUE

Jakarta, CNBC Indonesia - Pekan ini jadi momen manis bagi investor kripto alias cryptocurrency. Harga Bitcoin dan Ethereum sebagai koin dengan market cap terbesar cenderung menguat.

Harga Bitcoin naik lebih dari 10% dan tembus ke atas US$ 60.000/BTC atau setara dengan Rp 858 juta (asumsi kurs Rp 14.300/US$). Mengikuti tren pergerakan Bitcoin, harga Ethereum juga naik 9,12% ke US$ 3.934/ETH.

Untuk pertama kali harga Bitcoin tembus ke atas US$ 60.000/BTC lagi mendekati level all time high-nya. Harga tertinggi Bitcoin adalah US$ 63.000/BTC. Pada perdagangan 15 dan 16 Oktober 2021, harga Bitcoin sempat sentuh US$ 62.500/BTC.


Namun hari ini harga Bitcoin melorot 2,52% ke level US$ 60.939/BTC. Menggunakan asumsi kurs Rp 14.200/US$, maka satu koin Bitcoin setara dengan Rp 865 juta.

Koreksi harian yang terjadi mengindikasikan adanya aksi ambil untung (profit taking) para trader, mengingat harga yang sudah naik tinggi. Hanya saja Bitcoin tetap membukukan gain yang positif sepanjang minggu ini.

Salah satu sentimen positif yang menjadi 'bensin' bagi harga koin cryptocurrency pertama ini adalah semakin terbukanya peluang regulator AS untuk mengizinkan pembentukan aset digital berupa kontrak berjangka untuk exchange traded fund (ETF) atau jenis reksa dana yang dapat diperdagangkan di bursa yang menggunakan underlying Bitcoin.

Melansir Bloomberg, regulator dalam hal ini Securities Exchange Commission (SEC), OJK-nya AS, bakal memperbolehkan ETF Bitcoin itu untuk diperdagangkan minggu depan.

Adanya aturan di negeri Joe Biden ini semakin membuka jalan bagi investor maupun trader menjadi lebih tenang dalam memegang aset digital yang satu ini.

Beberapa fund manager global seperti VanEck Bitcoin Trust, ProShares, Invesco, Valkyrie dan Galaxy Digital Funds, telah mengajukan permohonan izin untuk meluncurkan ETF berbasis Bitcoin di AS.

Reuters melaporkan, Nasdaq pada hari Jumat pekan ini telah menyetujui daftar ETF Bitcoin Valkyrie.

Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya regulator tampaknya siap untuk memberikan lampu hijau beberapa pengajuan yang akan membuka pintu ke akses yang lebih luas ke cryptocurrency untuk investor ritel dan institusi.

Apabila SEC benar-benar memberikan izin untuk aset digital yang satu ini dapat diperdagangkan, maka AS akan menambah daftar negara yang secara resmi mengakui Bitcoin sebagai salah satu alternatif aset investasi.

Minat terhadap aset digital berupa cryptocurrency yang menjamur membuat negara-negara seperti Kanada dan bahkan Eropa mulai meluncurkan ETF berbasis cryptocurrency.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading