WN Australia Tak Bisa Direct ke Bali, Kurs Dolarnya Berapa?

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
14 October 2021 16:10
Australian dollars are seen in an illustration photo February 8, 2018. REUTERS/Daniel Munoz

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah hari ini resmi membuka penerbangan international langsung ke Bali. Ada 19 negara yang bisa melakukan perjalanan langsung ke Bali, sayangnya Australia belum termasuk di dalamnya. Padahal, turis asal Australia menjadi salah satu yang terbanyak berkunjung ke Bali.

"Sesuai arahan Presiden RI, kami memberikan izin kepada 19 negara untuk bisa melakukan perjalanan menuju Bali dan Kepulauan Riau," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kamis (14/10/2021).

Pemberian izin kepada 19 negara itu bukan tanpa alasan. Negara-negara tersebut dipilih sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) karena angka kasus terkonfirmasi Covid-19nya berada pada level 1 dan 2, dengan angka positivity rate yg rendah.


Meski demikian, bukan berarti warga negara Australia tidak bisa datang ke Bali. Semua negara lainnya (termasuk yang di luar daftar 19 negara di atas) tetap dapat masuk ke Indonesia dan Bali, bila melalui pintu masuk perjalanan internasional Jakarta atau Manado, dengan catatan mengikuti ketentuan karantina dan testing yang sudah ditetapkan. Biaya yang dikeluarkan tentu menjadi lebih besar ketimbang langsung terbang ke Bali.

Sementara itu kurs dolar Australia pada perdagangan hari ini sedang melemah melawan rupiah. Melansir data Refinitiv, dolar Australia sempat melemah hingga 0,62% ke Rp 10.422,7/AU$. Sepanjang tahun ini, Mata Uang Kanguru tercatat melemah lebih dari 3%.

Posisi dolar Australia tersebut sedikit membaik ketimbang pekan lalu yang berada di level termurah sejak November 2020. Bangkitnya dolar Australia dipicu meroketnya harga komoditas.

Batu bara menjadi salah satu komoditas yang mencatat kinerja luar biasa. Sepanjang 2021 batu bara sudah meroket lebih dari 200%.

Batu bara merupakan salah satu ekspor utama Australia, sehingga kenaikan harganya yang sangat tajam tentunya akan menambah pendapatan negara, mata uangnya pun menjadi perkasa.

Selain itu, dolar Australia juga dianggap sebagai mata uang komoditas. Artinya kenaikan harga komoditas secara umum akan berdampak positif bagi dolar Australia.
Sentimen positif juga datang dari dibukanya kembali kota terbesar di Australia Sydney, setelah mengalami lockdown hampir selama 4 bulan.

Café, tempat olah raga, hingga restoran sudah dibuka kembali, dan menerima pelanggan dengan syarat sudah vaksinasi penuh. Pemerintah Australia kini bertujuan untuk hidup bersama virus corona.

"Saya melihat ini adalah hari kebebasan, ini adalah hari kebebasan," kata perdana menteri Negara Bagian New South Wales, Dominic Perrottet kepada wartawan di ibu kotanya, Sydney, sebagaimana dilansir Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading