Ajaib: BCA Stock Split, Transaksi Harian Tembus 35 Kali Lipat

Market - Rahajeng KH, CNBC Indonesia
14 October 2021 09:45
Dok: Ajaib

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank swasta dengan kapitalisasi pasar terbesar di pasar modal, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) baru saja melakukan melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:5.

Aksi pemecahan saham dilakukan perusahaan dalam mendukung perkembangan pasar modal Indonesia dan menyasar investor ritel khususnya generasi muda yang saat ini aktif berinvestasi di pasar modal.

Salah satu broker ritel online terbesar di Indonesia, Ajaib Sekuritas, mencatat kenaikan frekuensi transaksi BBCA mencapai 35 kali lipat, pada Rabu (13/10/2021) dibandingkan dengan rata-rata frekuensi transaksi harian bulan lalu.


Pada hari pertama stock split, saham BBCA ditutup di harga Rp 7.525, naik 2.73% dibandingkan hari sebelumnya.

Sebelumnya manajemen BCA menyatakan stock split dinilai bisa memberikan kesempatan lebih besar kepada investor ritel untuk memiliki sahamnya karena menjadi semakin likuid dan terjangkau.

Dengan peningkatan jumlah investor ritel yang tertarik untuk memiliki saham salah satu bank terbesar di Indonesia, bisa menjadi indikasi perkembangan pasar modal terutama di kalangan generasi muda.

Usai stock split dilakukan, beberapa investor ritel milenial menyatakan antusiasme dan mem-posting melalui Instagram story, "Semoga melesat! Kapan lagi punya saham BBCA," ungkap @arief.noviansyah.

Di sisi lain, akun instagram @sundari_126 juga turut membagikan momen dengan mem-posting, "Wah BBCA sudah stock split dan bisa beli sahamnya dengan harga yang lebih terjangkau. Akhirnya sekarang bisa lebih dipermudah kepemilikannya."

Saham BBCA sendiri masih bertengger di urutan pertama dengan kapitalisasi pasar terbesar senilai Rp 918,37 triliun.

BBCA bahkan berhasil menjadi juara dalam perolehan laba bersih terbesar di sepanjang semester I-2021 senilai Rp 14,45 triliun. Perolehan tersebut tumbuh 18,10% dibandingkan dengan laba bersih di semester I-2020 yaitu sebesar Rp 12,24 triliun.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah single investor identification atau SID pada Agustus 2021 meningkat 69%. Peningkatan ini didukung oleh perkembangan industri investasi ritel sebesar 132% yang didominasi oleh generasi muda dalam dua tahun terakhir. Ajaib Sekuritas sendiri mencatatkan jumlah investor ritel saham yang telah mencapai lebih dari 1 juta investor pada September 2021.


[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading