Gercep! 2 Investor Tajir Ini Borong Saham Tambang Emas BRMS

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
14 October 2021 06:40
Bumi Resources Minerals memulai Uji Coba Produksi dari Tambang Emasnya di Poboya, Palu (Dok. Bumi Resources Minerals)

Jakarta, CNBC Indonesia - Terungkap sebanyak dua investor menambah porsi kepemilikan saham emiten tambang emas Grup Bakrie, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) di tengah penguatan harga sahamnya.

Berdasarkan data Biro Administrasi Efek PT Ficomindo Buana Registar per Selasa 12 Oktober lalu, dua pemodal tersebut yakni investor Sugiman Halim, dan Hartman International Pte Ltd.

Sugiman Halim menambahkan kepemilikan sahamnya sebanyak 55 juta saham. Penambahan ini tercatat pada Selasa (12/10), dengan begitu jumlah kepemilikan saham Sugiman Halim di BRMS mencapai 5,33% atau sebanyak 5,91 miliar saham.


Sebelumnya, dia memiliki 5,85 miliar saham BRMS atau 5,29%.

Pemegang saham BRMS, 12 Oktober 2021Foto: Pemegang saham BRMS, 12 Oktober 2021
Pemegang saham BRMS, 12 Oktober 2021

Pada penutupan perdagangan Selasa lalu, saham BRMS ditutup di posisi Rp 96/saham, turun 1,03% dari hari sebelumnya.

Dengan posisi ini, artinya Sugiman merogoh kocek sekitar Rp 5,28 miliar untuk 55 juta saham.

Sugiman Halim sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris dari PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) hingga mengundurkan diri pada Maret 2021.

Laporan keuangan CENT mencatat, Sugiman diangkat menjadi Komisaris CENT berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 14 Juli 2017.

Sebelumnya dia menjabat Komisaris PD Putra Damas (1987-1997), Komisaris PD Parama (1997-2000), Director PT Indoland Jaya Mandiri (2001-2002), Komisaris Utama PT Mac Sarana Djaya (2002-saat ini).

Investor berikutnya yang menambahkan kepemilikan sahamnya yakni Hartman International Pte.Ltd yang menambah 1.115.300 saham. Dengan begitu Hartman kini memiliki 6,42% saham di BRMS sebanyak 7,12 miliar saham.

Pada perdagangan Rabu kemarin (13/10/2021), saham BRMS ditutup di posisi Rp 96/saham, atau stagnan dibandingkan hari sebelumnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, nilai transaksi saham emiten pertambangan emas anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ini mencapai Rp 30,9 miliar dan 3.949 kali diperdagangkan. Perusahaan tercatat memiliki market cap atau kapitalisasi pasar Rp 10,64 triliun.

Pemegang saham BRMS, 11 Oktober 2021Foto: Pemegang saham BRMS, 11 Oktober 2021
Pemegang saham BRMS, 11 Oktober 2021

Borong lagi

Sebelumnya, pada Senin 11 Oktober, tercatat tiga investor menambah porsi saham di BRMS termasuk Sugiman, Emirates Tarian Global Ventures SPC, dan Hartman.

Misalnya Emirates Tarian yang berbasis di Pulau Cayman menambah 12,36 miliar saham sehingga porsinya menjadi 21,65% (23,94 miliar saham) dari sebelumnya 12% (11,58 miliar saham)

Sugiman juga menambah 1,71 miliar sehingga menjadi 5,29% (5,85 miliar saham), dari sebelumnya 4,29% (4,14 miliar saham).

Hartman menambah 3,03 miliar menjadi 6,43% (7,12 miliar saham) dari 4,24% (4,09 miliar saham). Sebagai catatan Hartman ini tercatat juga sebagai pembeli siaga dalam aksi korporasi private placement emiten pelayaran PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), 9 Agustus silam.

Sementara itu, pemegang saham BRMS lainnya, yakni Wexler Capital Pte Ltd justru berkurang porsinya menjadi 12,75% (14,10 miliar saham) dari sebelumnya 15,33% (14,79 miliar saham).

Wexler adalah suatu badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum yang berlaku di Singapura pada tanggal 8 April 2013, dan beralamat di 10 Anson Road #03-05, International Plaza, Singapura.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading