Dow Futures Melemah Tipis Jelang Rilis Risalah Rapat The Fed

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
13 October 2021 20:05
wall street

Jakarta, CNBC Indonesia - Kontrak berjangka (futures) indeks bursa Amerika Serikat (AS) cenderung flat pada perdagangan Rabu (13/10/2021), di tengah rilis data inflasi dan laporan kinerja keuangan emiten AS per kuartal III-2021.

Kontrak futures indeks Dow Jones Industrial Average turun 49 poin (-0,1%) dari nilai wajarnya. Kontrak serupa indeks S&P 500 melemah 0,1%, sementara Nasdaq cenderung flat. Investor memantau rilis kinerja keuangan Bank of America, Morgan Stanley, Citigroup, dan Wells Fargo.

Inflasi September di AS tercatat tumbuh 0,4% secara bulanan dan 5,4% secara tahunan, atau lebih tinggi dari perkiraan ekonom dalam survei Dow Jones yang memperkirakan angka pertumbuhan sebesar 0,3% secara bulanan dan 5,3% secara tahunan.


Inflasi inti tercatat naik 0,2% secara bulanan dan 4% secara tahunan, atau relatif sama seperti perkiraan yang masing-masing berujung pada angka sebesar 0,3% dan 4%.

JPMorgan Chase menjadi emiten perdana yang merilis kinerja keuangannya, dengan menyatakan bahwa laba bersih kuartal III-2021 melampaui ekspektasi menyusul membaiknya kredit bermasalah. Pendapatan juga naik di atas ekspektasi, sehingga saham perseroan di sesi pra-pembukaan menguat tipis.

Delta Air Lines juga merilis kinerja yang lebih baik, berkat bantuan stimulus pemerintah Federal. Meski demikian, kenaikan biaya avtur menjadi risiko baru yang akan dinilai bakal menekan kinerjanya pada kuartal IV-2021. Saham perseroan anjlok lebih dari 1% di pra-pembukaan.

Sementara itu, saham Apple anjlok setelah Bloomberg melaporkan bahwa pihaknya bakal memangkas produksi iPhone 13 karena problem pasokan chip prosesor mikro.

Hari ini, pasar bakal memantau rilis risalah rapat bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) bulan lalu, untuk mencari tahu sinyal kapan kebijakan tapering (pengurangan stimulus moneter terhadap pasar modal) bakal dijalankan.

Pasar kemarin tertekan dengan Dow Jones anjlok 117 poin, diperberat ambruknya saham Boeing yang drop 1,3%. Indeks S&P 500 tertekan 0,24% sedangkan Nasdaq melemah 0,14%. Di sisi lain, indeks saham berkapitalisasi pasar kecil Russell 2000 justru menguat 0,6%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading