Kompak Bener! Rupiah Melemah Tipis di Jisdor & Spot

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
12 October 2021 15:53
Dollar AS - Rupiah (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah mengalami pelemahan melawan dolar Amerika Serikat (AS) di kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada perdagangan Selasa (12/10). Hal yang sama juga terjadi di pasar spot, meski tipis-tipis saja.

Melansir data dari BI, kurs tengah atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini berada di Rp 14.217/US$, melemah 0,05% dibandingkan posisi kemarin. Sementara itu di pasar spot, rupiah melemah 0,07% ke Rp 14.215/US$.

Jika dibandingkan dengan mata uang Asia, kinerja rupiah masih cukup bagus sebab hampir semua mata uang utama mengalami pelemahan. Artinya, dolar AS memang sedang perkasa hari ini.


Satu-satunya mata uang utama Asia yang menguat hari ini adalah baht Thailand. Tidak tanggung-tanggung, hingga pukul 15:27 WIB baht menguat 0,68%.

idr

Penguatan tajam baht terjadi setelah pemerintahnya menghapus kebijakan karantina wisatawan mancanegara dari 10 negara dengan risiko rendah, termasuk di antaranya Amerika Serikat, China, dan Singapura.

Kebijakan tersebut dilakukan guna membangkitkan kembali sektor pariwisata yang menjadi salah satu motor penggerak perekonomian Thailand.

Indonesia juga akan membuka perbatasan internasional. Bali akan dibuka bagi turis mancanegara mulai 14 Oktober mendatang. Tetapi turis harus melalui masa karantina selama 5 hari, yang tentunya menjadi pertimbangan bagi wisatawan asing untuk melancong ke dalam negeri.

Nyoman Astama selaku Anggota Dewan Pertimbangan Association of Hospitality Leaders Indonesia (AHLI) kepada CNBC Indonesia mengatakan pemerintah memang sudah mengurangi masa karantina dari 8 hari menjadi 5 hari, namun itu terasa masih kurang.

"Prosedur ini belum menarik para wisman untuk berkunjung apabila mereka harus pindah hotel dari hotel karantina ke hotel yang mereka inginkan. AHLI mengharapkan masa karantina bisa diperpendek lagi menjadi 2-3 hari," ujar Astama.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kurs Tengah BI, Rupiah Tembus ke Atas Rp 14.500/US$ Lagi!


(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading