Semua Mau 'Minum' Minyak, Harga Naik Terus!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
12 October 2021 07:54
Ilustrasi Pertamax Turbo (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak dunia naik lagi pada perdagangan pagi hari ini. Kenaikan harga si emas hitam sampai membukukan rekor terbaru.

Pada Selasa (12/10/2021) pukul 06:57 WIB, harga minyak jenis brent berada di US$ 83,65/barel. Melonjak 1,53% dan menjadi rekor tertinggi sejak Oktober 2018.

Sementara yang jenis light sweet harganya US$ 80,29/barel. Bertambah 0,29% sekaligus mengukir rekor tertinggi sejak Oktober 2014.


Krisis energi dunia menjadi pengatrol harga minyak. Seperti batu bara, minyak menjadi alternatif sumber energi pembangkit listrik saat harga gas alam terus naik.

Kini minyak menjadi rebutan. Tidak hanya kendaraan bermotor yang butuh, pembangkit listrik pun 'minum' minyak. Ini membuat pasokan yang ada tidak memadai sehingga harga melonjak.

"Semua orang berfokus pada kurangnya pasokan saat permintaan semakin bertambah. Apalagi ada faktor tambahan yaitu potensi peralihan dari gas alam ke minyak. Kombinasi faktor-faktor ini yang membuat harga minyak melambung," kata Matt Smith, Lead Oil Analyst di Kpler, seperti dikutip dari Reuters.

Pelaku pasar memperkirakan peralihan dari gas alam membuat permintaan minyak naik di kisaran 250.000-750.0000 ribu barel/hari. Tidak hanya gas alam, kekurangan pasokan batu bara pun membuat permintaan minyak semakin bertambah.

Di India, kekurangan pasokan batu bara membuat aliran listrik terpaksa digilir. Byar-pet. Hal serupa juga terjadi di China.

"Secara garis besar, kita menyaksikan permintaan energi yang sangat kuat di Eropa dan Asia. Oleh karena itu, dalam waktu dekat sepertinya harga minyak masih akan terus naik," tutur Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates, sebagaimana diwartakan Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading