Tahun Ini BTN Punya Modal Ventura, Akuisisi Asuransi di 2022

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
08 October 2021 18:45
Pelayanan nasabah Bank BTN di Bank BTN, Jakarta (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menargetkan akuisisi perusahaan modal ventura (venture capital) ditargetkan akan rampung pada tahun ini.

Direktur Risk Management and Transformation Bank BTN Setiyo Wibowo mengatakan, proses uji tuntas (due diligence) masih dilaksanakan dan sudah mengerucut pada satu nama. Nantinya, modal ventura ini akan menjadi salah satu penopang bisnis BTN ke depan.

Saat ini, BTN masih mengikuti arahan lebih lanjut dari Kementerian BUMN terkait rencana akuisisi ini.


Bowo mengatakan, nantinya perusahaan modal ventura yang diakuisisi akan mendukung bisnis BTN sebagai bank pemerintah yang fokus pada pembiayaan perumahan, utamanya dari sisi manajemen aset, pengelolaan rasio kredit bermasalah (NPL), dan pengelolaan pembayaran di Bank Himbara (Bank-bank Milik Negara).

"Akuisisi modal ventura akan mendukung BTN di bisnis perumahan. Bukan membuat digital ekosistem, tapi di bisnis perumahan, core-nya tidak berubah," kata kata Bowo, kepada awak media di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/10/2021).

Catatan CNBC Indonesia, sebelumnya, Wakil Direktur Utama BBTN Nixon LP Napitupulu pernah menyebut modal ventura yang dimaksud adalah PT Sarana Papua Ventura (SPV), anak usaha PT Bahana Artha Ventura, cucu usaha dari PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero).

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN pada 2019 lalu telah menyetujui akuisisi ini.

Sementara itu, terkait dengan rencana akuisisi perusahaan asuransi jiwa, BTN baru akan melaksanakannya di tahun 2022 atau 2023 dan masih mengkaji lebih lanjut mengenai rencana bisnisnya.

"Kita tetap mau [akuisisi], tapi kita eksplor di 2022-2023, secara bertahap. Mengelola asuransi ga gampang juga," imbuhnya.

Menurutnya, perusahaan asuransi jiwa yang diakuisisi tersebut akan mendukung bisnis BTN di segmen konsumer dan akan bekerja sama dengan holding BUMN asuransi, IFG Life.

"Karena setiap beli KPR, pasti di cover asuransi jiwa, anti akan kita bentuk. Sekarang, kita partnership salah satu arahan pemegang saham kita partnership IFG Life," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Laba BTN Semester I Naik 19,8% Jadi Rp 920 M, KPR Melesat!


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading