Mulai Tahun Depan, Approval Kredit di BTN Cuma 1 Hari!

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
08 October 2021 15:53
Pelayanan nasabah Bank BTN di Bank BTN, Jakarta (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten bank BUMN, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) bakal mempercepat persetujuan (approval) pengajuan kredit nasabah menjadi hanya satu hari mulai tahun depan.

Direktur Risk Management and Transformation Bank BTN Setiyo Wibowo mengatakan, percepatan itu lantaran saat ini, BTN mulai menerapkan credit scoring menggunakan teknologi informasi.

Sebelum menggunakan teknologi credit scoring, proses pengajuan kredit berlangsung selama 7-8 hari. Namun, kini mulai bisa dipercepat menjadi 2-3 hari.


"Kita melakukan sentralisasi operation, termasuk perkreditan, semuanya tadi di cabang sekarang trennya semua kredit proses ada di sentral, harapannya proses semua seragam, dengan bantuan teknologi," kata Bowo, kepada awak media di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/10/2021).

Bowo menambahkan, saat ini BTN sudah menyediakan 6 kredit enter di wilayah Indonesia.

"Proses sudah 50% digital, biro kredit sudah pakai robotik. Sudah engga perlu ditelepon lagi. Dari sebelumnya 7-8 hari, sekarang 2-3 hari orang bisa mendapat approval. Tahun depan, bahwa di hari yang sama, orang bisa mendapat approval kredit," katanya.

Perseroan menargetkan, pembiayaan perumahan bisa mencapai 1,2 juta dalam 5 tahun periode 2021-2025.

Dari usulan yang awal yang disampaikan,bahwa KPR yang disalurkan, yaitu secara total 1,2 juta unit dengan proyeksi 167.000 unit di 2021, 199.000 unit di 2022, 229.000 unit di 2023, 277.000 unit di 2024, dan 334.000 unit 2025.

Di semester I, kendati masih berada di bawah tekanan pandemi, BTN berhasil mencatatkan kinerja positif dengan laba bersih mencapai Rp 920 miliar, naik 19,87% dari periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) sebesar Rp 768 miliar.

Dalam laporan konferensi pers laporan keuangan BBTN Rabu (28/7), manajemen BBTN menyatakan per kuartal II/2021, Bank BTN mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar 5,59% secara tahunan (yoy) dari Rp 251,83 triliun menjadi Rp 265,9 triliun.

Pertumbuhan tersebut tercatat berada jauh di atas rata-rata industri perbankan nasional. Data Bank Indonesia (BI) merekam, pertumbuhan kredit industri perbankan nasional hanya tumbuh sebesar 0,45% yoy per Juni 2021.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading