Awali Perdagangan Oktober, Bursa Eropa Dibuka di Zona Merah

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
04 October 2021 15:15
A computer screen shows news about Brexit with British Prime Minister Theresa May as a broker watches his screens at the stock market in Frankfurt, Germany, Wednesday, Jan. 16, 2019. (AP Photo/Michael Probst)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Eropa anjlok pada pembukaan perdagangan Senin (4/10/2021), membuka hari pertama perdagangan Oktober yang secara historis juga rawan terkoreksi.

Indeks Stoxx 600 dibuka melemah 0,3% di sesi pembukaan dengan semua indeks saham sektoral melemah, kecuali indeks saham sektor layanan kesehatan yang menguat 0,4%. Indeks saham sektor perbankan dan otomotif memimpin koreksi dengan pelemahan sebesar 1,1%.

Selang 1 jam kemudian, koreksi indeks Stoxx 600 menjadi 1,5 poin (-0,33%) ke 451,4. Indeks CAC Prancis turun 14 poin (-0,21%) ke 6.503,72, FTSE Inggris surut 4,6 poin (-0,07%) ke 7.022,47. Namun, DAX Jerman ambles 59,5 poin (-0,39%) ke 15.096,95.


Pasar saat ini masih dicekam bayang-bayang inflasi tinggi dan prospek tapering (pengurangan stimulus moneter ke pasar), serta kenaikan imbal hasil (yield). Imbal hasil surat utang tenor 10 tahun akhir pekan lalu menyentuh 1,56%, atau menjadi yang tertinggi sejak Juni.

Pasar Asia bergerak variatif (mixed), dengan indeks Hang Seng di Hong Kong longsor lebih dari 2% menyusul penghentian sementara perdagangan saham Evergrande jelang pengumuman perseroan tentang "transaksi besar."

Saham Evergrande Property Services juga dibekukan sementara, bersamaan dengan pengembang properti China lainnya yakni Hopson.

Di Eropa, tidak ada rilis kinerja emiten yang signifikan atau data ekonomi yang berpengaruh. Pasar akan memperhatikan pertemuan menteri zona euro untuk membahas mengenai rencana pemulihan ekonomi Uni Eropa, perbankan, dan kebijakan fiskal kawasan.

Demikian juga dengan rapar Organisasi Negara Pengekspor Minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) yang juga akan dihadiri pejabat negara penghasil minyak non-OPEC lainnya.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading