Sehari Jadi 'Menteri BUMN' Gantikan Erick, Sharon Ngapain?

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
30 September 2021 18:05
Girls Take Over 2021 di lingkungan Kementerian BUMN. (CNBC Indonesia/Monica Wareza)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kandidat program Girls Take Over 2021 di lingkungan Kementerian BUMN, Sharon Florencia, yang mendapatkan kesempatan untuk mengisi 'kursi' Erick Thohir menjadi Menteri BUMN dalam sehari, mengungkapkan dirinya mendapatkan pengalaman yang luar biasa.

Selama satu hari, dia mengikuti banyak acara mulai dari menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antar-BUMN hingga ikut dalam rapat pimpinan (rapim) bersama dengan para wakil menteri.

"Luar biasa hari ini pengalamannya bagaimana tadi pagi menyaksikan penandatanganan MoU, memberi speech di sana, mengambil alih peran Pak Menteri. Dan yang kedua tadi memimpin rapim bersama para wamen [wakil menteri]," kata Sharon di Telkom Smart Office, Kamis (30/9/2021).


Girls Take Over 2021 di lingkungan Kementerian BUMN. (CNBC Indonesia/Monica Wareza)Foto: Girls Take Over 2021 di lingkungan Kementerian BUMN. (CNBC Indonesia/Monica Wareza)
Girls Take Over 2021 di lingkungan Kementerian BUMN. (CNBC Indonesia/Monica Wareza)

Dia menyebut, selain bisa melakukan kegiatan yang juga dilakukan menteri, dia juga mendapatkan pelajaran mulai dari kepemimpinan yang baik dari Erick.

"Hari ini perasaannya luar biasa sekali dan ini betul-betul Pak Erick itu kalau mengajarkan ke kami bukan cuma memberi peran tapi benar-benar diajarkan betul bagaimana menjadi pemimpin yang betul-betul dapat memimpin tim dengan baik," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Erick juga mengingatkan kepada Sharon dan kandidat lainnya untuk tidak menjadikan kemampuannya sebagai arogansi. Mengingat kesempatan yang dimilikinya ini tidak sama dengan yang lainnya.

Girls Take Over 2021 di lingkungan Kementerian BUMN. (CNBC Indonesia/Monica Wareza)Foto: Girls Take Over 2021 di lingkungan Kementerian BUMN. (CNBC Indonesia/Monica Wareza)
Girls Take Over 2021 di lingkungan Kementerian BUMN. (CNBC Indonesia/Monica Wareza)

"Jadi biasanya kalau pemimpin perempuan itu ada alfa female-nya, bukan kasihan suaminya ya. Tapi yang saya tekankan ke sharon jangan juga itu menjadi arogansi karena, yes, kamu punya alfa female-nya tapi jangan arogansi karena kesuksesan kamu adalah karena kesuksesan tim kamu, bukan sendiri," tegas Erick di kesempatan yang sama.

Dia menyebut kesempatan yang didapatkan Sharon kali ini adalah kesempatan yang sangat langka, hingga dirinya bahkan tidak bisa mendapatkan kesempatan yang sama. Sehingga benar-benar harus dimanfaatkan dengan baik kesempatan tersebut.

Selain itu, Erick juga mengingatkan agar sebagai pemimpin jangan mengambil keputusan berdasarkan insting tapi harus menggunakan data yang telah dipelajari.

Untuk diketahui, Sharon merupakan salah satu dari enam kandidat program Girls Take Over 2021 di lingkungan Kementerian BUMN.

Sharon yang kini berusia 24 tahun, merupakan sarjana di bidang psikologi. Ia menjadi best graduate office development program (ODP) salah satu BUMN.

Dalam program ini telah dipilih enam perempuan untuk merasakan rasanya bekerja di lingkungan BUMN. Keenamnya diberikan kesempatan untuk menduduki jabatan sebagai Menteri BUMN dan direktur utama di lima perusahaan BUMN lainnya.

Selain Sharon, terdapat Adinda sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Indira yang ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk (KAEF) dan Sisilia sebagai Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Lainnya adalah Putri menjadi Direktur Utama PT Telkomsel (anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk/TLKM) dan Virdha sebagai Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero).

Sebagai informasi, program ini adalah bagian dari program #GirlsTakeover 2021, kegiatan kampanye bersama antara Plan Indonesia, Srikandi BUMN dan Kementerian BUMN untuk mewujudkan kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan di dunia kerja.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading