Mulai Besok, 'Dirut' BRI-Mandiri-Telkomsel Dijabat Perempuan!

Market - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
29 September 2021 14:28
Dok Kementerian BUMN

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah melantik enam perempuan untuk mengisi posisi menteri BUMN dan direktur utama di lima perusahaan BUMN selama 1 hari.

Pemilihan perempuan dalam kampanye Girls Take Over 2021 demi mendorong peran perempuan di BUMN itu ditayangkan di Instagram Kementerian BUMN secara live, Rabu (28/9/2021).

Keenam perempuan tersebut adalah Sharon, Virdha, Adinda, Indira, Sisilia, dan Putri. Sharon sendiri terpilih sebagai menteri BUMN pengganti Erick selama satu hari pada, Kamis (29/9/2021).


Sharon yang kini berusia 24 tahun, merupakan sarjana di bidang psikologi. Ia menjadi best graduate office development program (ODP) salah satu BUMN.

Girls Take Over (Tangkapan Layar IG Kementerian BUMN)Foto: Girls Take Over (Tangkapan Layar IG Kementerian BUMN)
Girls Take Over (Tangkapan Layar IG Kementerian BUMN)

Menurut Erick, Sharon akan memimpin rapat pimpinan. Terdapat sejumlah hal yang dibahas dalam rapat itu.

"Salah satunya program kesetaraan gender," kata Erick, Rabu, (29/9/2021).

Kemudian Virdha yang berusia 23 tahun sebagai Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero). Perempuan asal Magelang, Jawa Tengah, merupakan pegawai di bagian SDM dan general affair.

Erick mengatakan bahwa Virdha akan ditugaskan untuk me-review fasilitas di bandara khusus disabilitas.

"Fasilitas yang ada airport itu perlu di review untuk disabilitas. Nanti saya tugaskan Virdha untuk Angkasa Pura Group mereview airport di Indonesia bagaimana kesiapan disabilitas nanti hasilnya tolong laporkan ke saya," ucap Erick.

Kemudian Adinda sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang berusia 20 tahun. Perempuan dari Jepara, Jawa Tengah, ini sedang mengenyam pendidikan S1 di bidang informatika dan ditugaskan Erick untuk fokus pada digitalisasi e-mandiri.

"Saya minta untuk ke Bank Mandiri sebagai Dirut nya nanti laporkan ke saya bagaimana transisi e-mandiri karena arahnya sudah digitalisasi," ungkap Erick.

Lalu, Indira yang ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berusia 23 tahun. Perempuan asal Pare-pare ini adalah mahasiswi pendidikan hukum dan diminta Erick untuk mengawasi obat-obatan impor dan layanan intergrasi.

"Saya rasa dengan diskusi yang pernah kita lakukan saya melihat pentingnya Indira coba memperbaiki industri kesehatan kita terutama obat-obatan. Say tugaskan di Kimia Farma dan mengecek 2 hal yakni maping bahan baku impor, kedua Kimia Farma sedang integrasi layanan dengan IHC," ungkapnya.

Selanjutnya Sisilia yang berusia 22 tahun sebagai Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Ia ditugaskan Erick untuk fokus pada ultra mikro UMKM.

"Kita tahu bagaimana sekarang yang namanya BBRI bersama Pegadaian untuk menjadi satu kesatuan melakukan penambhan modal yang terbesar di Asia Tenggara nomor 2 dan nomor 7 di dunia nilainya Rp 96 triliun. Ini kita akam fokus pada ultra mikro UMKM," paparnya.

Terakhir, Putri berusia 21 yang menjadi Direktur Utama PT Telkomsel (anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk/TLKM).

"Saya harus memilih Putri jadi Dirut Telkomsel. Nanti saya tugaskan untuk mereview dan intergrasi yang besar yaitu e-commerce, transportasi, turunan logistik. Nanti saya tugaskan kamu untuk kesiapan Telkomsel" katanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Erick Pecat Direksi Anak Usaha, Saham KAEF Ambrol Pagi Ini


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading