Internasional

Tik..Tok..Tik..Tok.. Bom Waktu Evergrande China

Market - Feri Sandria & Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
22 September 2021 13:07
Ilustrasi bendera China. AP/

Situasi ini dianggap bahaya oleh pemerintah China. PemerintahChina pimpinan Presiden Xi Jinping memutuskan untuk mengumpulkan sekelompok ahli akuntansi dan hukum untuk memeriksa keuangan raksasa properti China Evergrande Group.

Mengutip Al Jazeera, regulator di Provinsi Guangdong disebut telah mengirim tim dari King & Wood Mallesons, sebuah firma hukum yang spesialisasinya mencakup restrukturisasi. Selain itu, atas perintah Beijing, mereka juga mengirimkan penasihat keuangan dan akuntan tambahan untuk menilai pengembang.

Bukan tanpa sebab mengapa pemerintah China turun tangan. Kebangkrutan tersebut berpotensi menjadi tsunami finansial atau seperti yang dikatakan beberapa analis, "Lehman Brothers China".


Runtuhnya bank investasi raksasa Amerika tahun 2008 yang memicu krisis keuangan global. Evergrande sendiri merupakan salah satu dari tiga pengembang terbesar di China, dengan jejak yang cukup signifikan.

Liabilitas perusahaan setara dengan sekitar 2% dari PDB China. Di mana ada lebih dari 200.000 karyawan beserta anggota keluarga lain telah menginvestasikan miliaran yuan pada WMP perusahaan.

Perusahaan memiliki lebih dari 800 proyek yang sedang dibangun, lebih dari setengahnya dihentikan karena kas yang tidak mencukupi. Ada ribuan perusahaan dari hulu ke hilir yang mengandalkan Evergrande untuk bisnis, menciptakan lebih dari 3,8 juta pekerjaan setiap tahun.

Intinya, Evergrande begitu erat terkait dengan ekonomi China yang lebih luas, dari investor ritel hingga perusahaan terkait infrastruktur yang merupakan ukuran permintaan komoditas global. Sehingga kekhawatiran akan penularan telah membuat pasar keuangan gelisah

"Ada sedikit kekhawatiran tentang kemungkinan penularan," tulis analis di Bespoke yang berbasis di New York dalam sebuah catatan penelitian pada hari Selasa.

"Tapi sejauh ini kekhawatiran itu tidak muncul di beberapa bagian pasar kredit yang telah berfungsi dengan baik sebagai tanda bahaya untuk krisis kredit yang lebih luas di masa lalu."




[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
HALAMAN :
1 2 3
Artikel Selanjutnya

Terkuak! 'Dosa' Besar Raksasa Properti China

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading