Ulasan Sepekan

Harga Emas Pegadaian Kompak Tertekan 1%

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
19 September 2021 14:15
Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan.  (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga berbagai jenis emas di Pegadaian anjlok rata-rata 1% lebih sepanjang sepekan ini mengikuti pelemahan harga logam mulia tersebut di pasar spot dunia di tengah indikasi pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS).

Pada hari Minggu (19/9/2021), harga emas di situs Pegadaian kompak tertekan. Koreksi terbesar dialami emas jenis Antam retro satuan 1 gram, sebesar 1,96% menjadi Rp 901.000/gram.

Koreksi paling tipis untuk emas jenis ini terjadi pada satuan 3 gram, yang tertekan sebesar 1,81% menjadi Rp 2.651.00/gram. Emas Antam retro merupakan emas kemasan lama, di mana keping emas dan sertifikatnya terpisah.


Sementara itu, emas jenis Antam turun rata-rata 1,25% dengan pelemahan paling tipis dialami emas jenis satuan 2 gram, yakni sebesar 1,18% menjadi Rp 1.847.000/batang. Sayangnya, emas satuan 1 gram tidak tersedia hari ini.

Penurunan juga terjadi pada emas Antam batik, di mana harga emas 1 gram dibanderol Rp 1.111.000/batang atau turun 0,98%, menjadi penurunan paling lemah di antara emas Pegadaian. Harga emas Antam batik paling mahal jika dibandingkan jenis lainnya, tetapi di Pegadaian hanya menjual satuan 0,5 gram, 1 gram dan 8 gram saja.

Harga emas jenis UBS juga melemah, dengan laju pelemahan paling tipis, yakni rata-rata sebesar 0,62%. Emas satuan 5 gram turun paling buruk, sebesar 0,69%, menjadi Rp 4.461.000/batang. Sebaliknya, penurunan paling tipis dialami satuan 0,5 gram, sebesar 0,61% menjadi Rp 486.000/batang.

Pelemahan harga emas tersebut mengikuti koreksi harga emas dunia yang sepanjang pekan ini melemah 0,745% atau setara dengan US$ 13,18, menjadi US1.754,16/troy ounce. Koreksi terjadi setelah pemerintah Amerika Serikat (AS) merilis penjualan ritel Agustus yang naik 0,7% (bulanan).

Angka itu membalik estimasi ekonom dalam konsensus Dow Jones yang memprediksi pelemahan 0,8% (bulanan). Artinya, terjadi kenaikan belanja di sana yang mengindikasikan konsumsi masyarakat mulai pulih. Ketika ekonomi membaik, kilau emas pun pudar.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Dolar AS Sedang 'Mabuk', Harga Emas Ambil Momentum Melesat


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading