Perjalanan Indosat: Dijual Megawati Hingga Merger dengan Tri

Market - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
19 September 2021 08:00
ISAT dan TRI/detik

Jakarta, CNBC Indonesia - Ooredoo QPSC (Ooredoo) dan CK Hutchison Holdings Limited (CK Hutchison) resmi mengumumkan penandatangan kesepakatan transaksi definitif untuk pengajuan penggabungan bisnis telekomunikasi masing-masing di Indonesia, yakni PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I) atau Tri Indonesia.

Dengan mergernya dua perusahaan telekomunikasi tersebut, maka namanya akan menjadi PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison). Perusahaan akan dikendalikan bersama-sama oleh kedua perusahaan tersebut.


Berkembangnya Indosat sebagai perusahaan telekomunikasi di Indonesia memang selalu mendapatkan perhatian publik. Mulai dari awal pendirian hingga kini bergabung dengan operator telekomunikasi, dan siap menjadi penguasa pasar.

CNBC Indonesia sudah merangkum beberapa keputusan penting dalam 50 tahun lebih Indosat berkiprah di Indonesia.

Situs resminya mencatat, bahwa Indosat didirikan pada tahun 1967 sebagai perusahaan penanaman modal asing yang menyediakan layanan telekomunikasi Internasional di Indonesia.

Indosat menjadi salah satu perusahaan PMA pertama sejak diberlakukannya UU Penanaman Modal Asing di Indonesia. American Cable & Radio Corporation (ACR) anak perusahaan telekomunikasi AS bernama International Telephone & Telegraph Corporation (ITT) mengawali Indosat dengan modal 6 juta dolar AS.

Lalu pada tahun 1980, pemerintah Indonesia memutuskan untuk mengakuisisi saham Indosat untuk mendukung program satelit Orde Baru saat itu. Keputusan ini juga sempat mengalami resistensi dari beberapa pihak yang takut jika nasionalisasi akan berdampak buruk pada investasi asing karena pemerintah sedang giat-giatnya menghimpun dana asing untuk pembangunan.

Setelah menjadi BUMN, perusahaan ini kemudian melantai ke bursa efek pada tahun 1994 dan berhasil mengumpulkan dana IPO sebesar Rp 724,85 miliar dari penawaran 103,55 saham (35%) di harga Rp 7.000 per saham.

Setahun setelahnya, Indosat bersama Telkomsel mendirikan perusahaan patungan yang merupakan salah satu operator seluler pertama dan hingga saat ini mendominasi industri telekomunikasi seluler Indonesia, Telkomsel.

Beberapa tahun setelahnya kerja sama ini putus, dengan Telkom kemudian menjadi pengendali tunggal dari Telkomsel setelah membeli saham Indosat. Sementara itu Indosat mengakuisisi saham Satelindo dan mendirikan IM3 untuk menyaingi Telkomsel.

Dijual Ke Singapura Hingga Dioper ke Qatar
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading