Kronologi Lengkap Keluarga Bakrie 'Dibidik' Sri Mulyani

Market - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
17 September 2021 06:40
Lahan sitaan satgas BLBI di Karet Tengsin. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Lahan sitaan satgas BLBI di Karet Tengsin. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI, pada 6 April 2021 sebagai payung hukum jelas. Satgas bentukan Jokowi ini akan bertugas sampai dengan 31 Desember 2023

Ketua Tim Pengarah Satgas BLBI dan juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD sebelumnya sudah merevisi data utang perdata kasus BLBI yang akan dikejar pemerintah melalui satgas ini.

Mahfud MD mengemukakan total keseluruhan utang perdata kasus BLBI yang dikejar pemerintah mencapai nyaris Rp 110 triliun.

"Saya baru saja memanggil Dirjen Kekayaan Negara dan Kejagung. Tadi menghitung hampir Rp 110 triliun. Jadi bukan Rp 108 triliun, tapi Rp 109 lebih. Tapi dari itu yang realistis yang ditagih berapa masih perlu kehati-hatian," kata Mahfud dalam video singkat, Senin (12/4/2021).

Secara rinci, total dana yang dikejar yakni sebesar Rp 110.454.809.645.467 atau Rp 110,45 triliun.

Dalam bincang virtual bareng DJKN bertajuk 'Dukungan Aset Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah dan Perekonomian Nasional', Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu, yang juga Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban mengatakan akan menagih utang BLBI ke mana pun sampai dapat, termasuk hingga ke luar negeri.

"Intinya kita akan kejar asetnya di manapun aset itu berada, manakala nilai pengejarannya ekonomis ya dibandingkan biaya mengejarnya," kata Rionald," dikutip dari situs Jdih.Bpk.go.id.

Rionald menjelaskan dana BLBI ini melibatkan 22 obligor dan banyak debitur. Namun, dirinya belum mau memberi informasi mengenai nama-nama debitur dengan alasan termasuk dalam informasi yang dikecualikan, sehingga tidak bisa disampaikan.

Satgas ini melibatkan lima menteri, Kapolri, serta Jaksa Agung sebagai pengarah. Pembentukan Satgas Dana BLBI tak berselang lama usai KPK memutuskan untuk menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi BLBI dengan tersangka Sjamsul dan Itjih Nursalim serta Syafruddin Arsyad Temenggung.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
HALAMAN :
1 2
Artikel Selanjutnya

Nah Lho! Giliran Keluarga Bakrie Dikejar Sri Mulyani

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading