Gainers-Losers Sesi II

Tiba-tiba Dyandra & IDPR Melejit, Saham RS Omni Keok Lagi!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
09 September 2021 16:25
Dok. Omni Hospitals

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten penyedia jasa MICE (Meetings, Incentives, Conventions, Exhibitions) PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) dan emiten yang bergerak di bidang konstruksi PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) masuk jadi top gainers pada sesi II perdagangan hari ini, Kamis (9/9/2021).

Berbeda nasib, saham pengelola rumah sakit (RS) Omni Hospital milik Grup Emtek PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) dan emiten RS Grha Kedoya, yang merupakan penghuni baru bursa, PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) harus rela berbagi tempat di daftar saham 'pecundang'.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik arah dan ditutup menguat hari ini. IHSG naik 0,70% ke posisi 6.068,219 pada penutupan sesi II perdagangan Kamis (9/9).


Menurut data BEI, ada 208 saham naik, 299 saham merosot dan 243 saham stagnan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 12,65 triliun dan volume perdagangan mencapai 25,84 miliar saham.

Investor asing pasar saham masuk ke Indonesia dengan catatan beli bersih asing mencapai Rp 698,42 miliar di pasar reguler. Sementara, asing mencatatkan beli bersih di pasar negosiasi dan pasar tunai sebesar Rp 121,27 miliar.

Berikut 5 saham top gainers dan losers sesi II hari ini (9/9).

Top Gainers

  1. Dyandra Media International (DYAN), saham +32,05%, ke Rp 103, transaksi Rp 62,8 M

  2. Indo Oil Perkasa (OILS), +24,76%, ke Rp 655, transaksi Rp 47,6 M

  3. Yelooo Integra Datanet (YELO), +24,68%, ke Rp 394, transaksi Rp 168,2 M

  4. Indonesia Pondasi Raya (IDPR), +10,28%, ke Rp 236, transaksi Rp 23,3 M

  5. Karya Bersama Anugerah (KBAG), +8,77%, ke Rp 62, transaksi Rp 238,3 M

Top Losers

  1. Sarana Meditama Metropolitan (SAME), saham -6,96%, ke Rp 535, transaksi Rp 67,3 M

  2. Sunindo Adipersada (TOYS), -6,25%, ke Rp 210, transaksi Rp 20,0 M

  3. PAM Mineral (NICL), -5,15%, ke Rp 92, transaksi Rp 22,3 M

  4. Kedoya Adyaraya (RSGK), -4,65%, ke Rp 2.050, transaksi Rp 145,2 M

  5. Bank Rakyat Indonesia Agroniaga (AGRO), -4,61%, ke Rp 2.070, transaksi Rp 174,8 M

Saham DYAN menjadi pemuncak 'klasemen' setelah melesat 32,05% ke Rp 103/saham, melanjutkan kenaikan pada perdagangan kemarin. Dalam sepekan, saham DYAN melejit 47,14%, sementara dalam sebulan melonjak 71,67%.

Selain saham DYAN, saham IDPR terkerek 10,28% ke Rp 236/saham, melanjutkan kenaikan 0,94% pada Rabu (8/9). Sebelum ini, saham IDPR sempat anjlok selama 5 hari beruntun. Dalam sepekan saham IDPR masih naik 2,61%, sedangkan dalam sebulan naik 13,46%.

Sementara, saham SAME anjlok hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) 6,96%, melanjutkan koreksi 5,74% pada perdagangan Rabu kemarin. Sebelum ini, saham ini sempat naik 3 hari beruntun.

Sebelumnya, Grup Emtek milik keluarga Sariaatmadja, melalui SAME, berencana mengakuisisi mayoritas atau sebanyak 66% saham RSGK.

Sekretaris Perusahaan SAME Rahmiyati Yahya mengatakan perseroan sedang bernegosiasi untuk mengakuisisi saham terbesar Kedoya Adyaraya tersebut.

"Kami sedang merencanakan dan dalam tahap negosiasi untuk membeli mayoritas saham atau 66% saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam RSGK," katanya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/9/2021).

"Kami juga dalam negosiasi mengambilalih pengendalian atas RSGK dengan beberapa syarat pendahuluan yang harus dipenuhi terlebih dahulu," jelasnya.

Setali tiga uang dengan saham SAME, saham RSGK ambles 4,65% ke Rp 2.050/saham, setelah melejit 25,00% pada hari pertama IPO Rabu kemarin.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tiba-tiba OMNI Hospitals Tunda Jadwal Rights Issue, Ada Apa?


(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading