Emiten Menara Grup Djarum Caplok SUPR, Sahamnya Ngamuk!

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
06 September 2021 11:33
Dok Solusi Tunas Pratama

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten menara Grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), berencana mencaplok dan mengambilalih saham mayoritas emiten menara PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) yang dilakukan oleh PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) yang merupakan entitas anak dari TOWR.

Berdasarkan laporan informasi atau fakta material yang terbit di lama keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pembelian ini mewakili sekurang-kurangnya 90% dari total modal yang disetor dan ditempatkan dalam SUPR melalui pengambilalihan saham SUPR yang dimiliki oleh 14 perusahaan berikut:

  1. PT Kharisma Indah Ekaprima;
  2. Cahaya Anugerah Nusantara Holdings Limited;
  3. Pioneering Networks Investments;
  4. Fajarindo Nusantara Holdings;
  5. Perdana Indonesia Holdings;
  6. Uniperkasa Indonesia Investments;
  7. Nusantara Connectivity Ventures;
  8. Puncak Pratama Holdings Limited;
  9. Clearwater Insight Investments;
  10. Tumbuh Abadi Holdings Limited;
  11. Sentral Nusantara Holdings Limited;
  12. Great Archipelago Capital;
  13. Evergreen Digital Capital; dan
  14. Towering Heights Investments Limited;

Rencana pengambilalihan saham tersebut telah dilakukan melalui proses tender/lelang, di mana PT Profesional Telekomunikasi Indonesia turut berpartisipasi pelaksanaan tender/lelang yang dimaksud.


Setelah proses tender/lelang selama kurang lebih empat bulan, anak perusahaan TOWR tersebut diputuskan sebagai pemenang tender/lelang (preferred bidder).

Protelindo dan 14 perusahaan yang menjual sahamnya telah menandatangani sale and purchase agreement (Perjanjian Jual Beli/PJB) pada tanggal 4 September 2021.

Penyelesaian dari rencana pengambilalihan saham ini masih bergantung pada pemenuhan persyaratan kewajiban oleh para pihak yang sebagaimana diatur dalam PJB.

"Kejadian, informasi dan fakta material tersebut di atas tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan," tulis Irfan Ghazali, Corporate Secretary TOWR dikutip CNBC Indonesia Senin (6/9).

"Rencana Pengambilalihan Saham akan dilakukan dengan memenuhi ketentuan peraturan perundangan yang berlaku termasuk ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka." Tambah Irfan Ghazali.

Solusi Tunas Pratama merupakan emiten yang bergerak dalam bidang operasi dan penyewaan menara base transceiver station (BTS) atau menara telekomunikasi lainnya yang terkait.Perusahaan memulai kegiatan komersialnya pada bulan Maret 2008 dan resmi melantai di bursa pada 2011.

Investor tampaknya memberikan respons positif akan pembelian perusahaan ini.

Tercatat pada perdagangan sesi I Senin (6/9) pukul 11.17 WIB di pasar modal saham SUPR tercatat naik 19,57% ke level Rp 8.400 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 9,56 triliun. Dalam sepekan saham ini naik 5,66% dan sejak awal tahun tumbuh hingga 104,88%.

Sedangkan saham TOWR tercatat stagnan di level Rp 1.390 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 70,91 triliun. Dalam sepekan saham TOWR naik 2,97%, selama sebulan terakhir meningkat tipis 2,59% dan sejak awal tahun tumbuh 44,27%.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Emiten Menara Grup Djarum Bagi Dividen Rp 1 T, Cek Jadwalnya!


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading