Sederet Fakta-Fakta Rights Issue BRI

Market - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
02 September 2021 11:40
Dok: BRI

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan melakukan aksi korporasi right issue sebagai bagian dari pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro.

Ada sederet fakta menarik dari aksi right issue ini. Misalnya yang pertama, bank plat merah ini menargetkan bisa menghimpun dana segar sebesar Rp 41,15 triliun.

"Apabila seluruh pemegang saham publik mengeksekusi hak nya sesuai porsinya maka perkiraan dana tunai yang dapat dihasilkan dari rencana PUT I maksimal bernilai sekitar Rp 41,15 triliun," demikian mengutip prospektus BBRI, Kamis (2/9/2021).


Fakta berikutnya bahwa atas rencana tersebut, BBRI akan menerbitkan saham baru dalam rangka Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) untuk jumlah sebanyak-banyaknya 28.677.086.000 saham dengan nilai nominal sebesar Rp 50 per lembar saham.

Pasca aksi korporasi ini, holding Ultra Mikro akan terbentuk di bawah BBRI. Dengan transaksi inbreng ini maka kepemilikan pemerintah di BRI tidak akan terdilusi pasca rights issue.

Fakta menarik lainnya, right issue ini akan mengerek aset BBRI. Hingga kuartal I-2021 aset BBRI tercatat sebesar Rp 1.411 triliun. Nantinya pasca aksi korporasi aset BBRI diperkirakan akan melejit ke angka Rp 1.515 triliun atau kenaikan sebesar 7,37%.

Rencana rights issue sudah efektif dan disetujui oleh pemegang saham perseroan dan dikeluarkannya pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada 30 Agustus 2021 kemarin. Prospektus menjelaskan Cum Date HMETD dijadwalkan pada 7 September 2021 untuk pasar reguler dan negosiasi, sedangkan 9 September 2021 untuk pasar tunai.

Selanjutnya tanggal mulai perdagangan saham tanpa HMETD yakni pada 8 September 2021 untuk pasar reguler dan negosiasi, sedangkan 10 September 2021 untuk pasar tunai.

Tanggal distribusi HMETD adalah 10 September 2021 dan pra-pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada 13 September 2021. Periode perdagangan HMETD yakni 13-22 September 2021.

Setiap pemegang satu miliar saham lama berhak untuk mendapat 230.128.553 HMETD yang dapat ditukarkan menjadi 1 saham BBRI di harga Rp 3.400/unit.

Artinya harga ini lebih 'murah' dibandingkan harga saham BRI pada pembukaan perdagangan Kamis (2/9/2021) yakni Rp 3.850/saham. Harga rights issue ini pun masih di bawah harga saham BRI pada penutupan perdagangan Rabu (1/9), di Rp 3.890/saham.

Dalam sebulan terakhir pun saham BBRI naik 5,08% dan year to date turun 5,76% dengan kapitalisasi pasar Rp 485 triliun, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rights Issue, BBRI Targetkan Raih Dana Tunai Rp 41,5 T


(yun/yun)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading