Biar Cuan Terus, Intip Saham Baru Dipegang Lo Kheng Hong

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
28 August 2021 09:39
IHSG

Jakarta, CNBC Indonesia - Baru-baru ini investor ritel kondang RI, Lo Kheng Hong melepas kepemilikannya dari saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS). Ini terjadi setelah grup Indika melepas kepemilikan di perusahaan tersebut.

Lo Kheng Hong sebelumnya memiliki 107.012.600 saham atau setara dengan 6,115% di perusahaan emiten logistik jasa perkapalan tersebut. Dia menyebutkan dari hasil penjualan tersebut, dia akan membeli saham-saham di sektor yang lebih menarik.


"Saya mau merealisasi keuntungan dan karena kinerja MBSS juga tidak begitu bagus dan uangnya mau saya belikan wonderful company," kata Lo Kheng Hong, kepada CNBC Indonesia dikutip Sabtu (28/8/2021).

"[Saya akan membeli saham] perbankan, perkebunan kelapa sawit, tambang batu bara, pulp and paper, dan lainnya," terangnya.

Fakta bahwa Lo Kheng Hong melepas kepemilikannya dari MBSS dilaporkan dalam data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSE) per 25 Agustus lalu. Dalam kepemilikan saham yang lebih dari 5% hanya menyisakan UBS AS Singapore S/A PT Indika Energy Infrastructure sebesar 51% (892.513.586), PT Galley Adhika Arnawama 5,82% (101.811.800), dan China Navigation Company Private Limited 25,68% (449.441.414), sisanya publik.

Tak dijelaskan berapa keuntungan yang didapat Lo Kheng Hong dari penjualan saham ini. Namun, dalam waktu setahun terakhir melesat 46,92% dan lima tahun terakhir cuan 128,78%. Pada penutupan perdagangan Jumat saham MBSS turun 3,21% di level Rp 620/saham dengan kapitalisasi pasar Rp 1,09 triliun.

Penjualan saham ini terjadi menyusul aksi PT Indika Energy Tbk (INDY) yang mendivestasi seluruh saham MBSS yang dimilikinya. Upaya ini merupakan langkah perusahaan untuk mengurangi eksposur di bisnis batu bara. Divestasi ini ditargetkan dapat rampung pada Oktober 2021 mendatang setelah memenuhi persyaratan dari perjanjian.

Wakil Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy Azis Armand mengatakan perusahaan akan mengurangi eksposur di bisnis batu bara dan menambah portofolio investasi non-batubara. Indika Energy menargetkan untuk mencapai 50% pendapatan dari sektor non-batubara pada tahun 2025.

"MBSS adalah perusahaan pelayaran energi yang dilengkapi dengan fasilitas dan armada yang lengkap dan prima, dan telah bergabung dalam Indika Energy Group selama 10 tahun terakhir. MBSS juga dikelola oleh manajemen yang profesional dan menunjukkan pertumbuhan bisnis yang baik, termasuk di tahun 2021. Meski demikian, penjualan saham Indika Energy di MBSS menjadi langkah perusahaan untuk mengurangi eksposur di bisnis batubara," terangnya.

INDY melalui PT Indika Energy Infrastructure (IEI) mendivestasi saham MBSS bersama-sama dengan The China Navigation Co. Pte. Ltd. (CNCo) dengan calon pembelinya adalah PT Galley Adhika Arnawama (GAA).

Kedua pihak telah menandatangani perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sales and Purchase Agreement (CSPA). Berdasarkan CSPA tersebut, IEI bermaksud untuk menjual keseluruhan 892.513.586 saham IEI di MBSS yang mewakili 51% dari modal disetor MBSS.

Valuasi yang disepakati untuk seluruh saham di MBSS adalah setara dengan US$ 81 juta atau setara dengan Rp 1,17 triliun. Dengan demikian, perkiraan nilai penjualan dari rencana transaksi adalah sejumlah US$ 41,31 juta atau setara Rp 599 miliar, nyaris Rp 600 miliar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pelan-pelan Lo Kheng Hong Tambah Kepemilikan Saham CFIN


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading