Tunggu Gelagat The Fed, Bursa Eropa Naik tipis di Pembukaan

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
25 August 2021 15:29
The German share prize index DAX board is photographed early afternoon on the day of the Brexit deal vote of the British parliament in Frankfurt, Germany, January 15, 2019. REUTERS/Kai Pfaffenbach

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Eropa naik tipis pada pembukaan perdagangan Rabu (25/8/2021), karena investor menunggu dan mencermati (wait and see) agenda penting seputar moneter di Amerika Serikat (AS).

Indeks Stoxx 600 dibuka naik hanya 0,15% dengan indeks saham sektor perjalanan dan tamasya menguat 0,8% sementara indeks saham sektor otomotif tertekan 0,2%.

Sejam kemudian, indeks berisi 600 saham unggulan Eropa ini naik 0,4 poin (+0,08%) ke 472,19. Indeks FTSE Inggris naik 8,2 poin (+0,12%) ke 7.134,01, indeks CAC Prancis reli 17,8 poin (+0,27%) menjadi 6.682,15 dan DAX Jerman tumbuh 6,6 poin (+0,04%) ke 15.912,45.


Bursa saham di Asia Pasifik hari ini cenderung variatif, dengan kontrak berjangka (futures) indeks saham AS flat di pembukaan. Investor cenderung menunggu langkah selanjutnya, setelah kemarin indeks S&P 500 dan Nasdaq menyentuh level tertinggi baru.

Fokus investor global pekan ini masih berpusar pada Jackson Hole, simposium tahunan The Fed yang akan berlangsung Kamis dan Jumat. Acara ini menghadirkan para bankir sentral dari seluruh dunia untuk membahas kebijakan moneter masing-masing negara.

Ketua The Fed Jerome Powell akan menyampaikan pidato yang akan disiarkan langsung pada Jumat (27/8/2021) pukul 10.00 pagi waktu AS atau pukul 21:00 WIB. Pidato berjudul "The Economic Outlook" itu diperkirakan menyinggung nasib program pembelian obligasi bulanan senilai US$ 120 miliar yang selama ini dijalankan The Fed.

Investor akan mendengarkan dengan cermat pidato Powell tersebut dan akan memantau kapan The Fed mungkin akan mulai meluncurkan program tapering tersebut. Namun sejauh ini, mereka memperkirakan bank sentral terkuat dunia tersebut tidak akan terburu-buru.

Sentimen positif juga muncul dengan menguatnya keyakinan bahwa pemulihan ekonomi dunia bakal semakin cepat, setelah Badan Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/FDA) Amerika Serikat (AS) memberikan izin penuh bagi vaksin Covid-19 besutan Pfizer-BioNTech.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus akan menggelar konferensi pers hari ini mengenai perkembangan terbaru pandemi.

Di Eropa, pasar memantau rilis indeks ekspektasi dan iklim bisnis Jerman per Agustus versi Ifo Institute. Di Inggris, data menunjukkan bahwa belanja ritel masyarakat per Agustus meningkat dengan laju tercepat dalam 7 tahun terakhir, menurut Confederation of British Industry (CBI).

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading