Net Buy-Sell

IHSG Ngedrop Lagi! Asing Borong BBCA-ASII, Jualan ADRO-UNTR

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
24 August 2021 17:18
Adaro akan Lakukan Limited Review Laporan Keuangan

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (24/8/2021), di tengah semaraknya bursa Asia pada perdagangan hari ini.

Indeks saham acuan nasional tersebut ditutup melemah 0,33% ke level 6.089,49 dan kembali ke level psikologis di 6.000.

Data perdagangan mencatat nilai transaksi hari ini kembali naik menjadi Rp 13 triliun. Sebanyak 197 saham terapresiasi, 298 saham terdepresiasi dan 162 lainnya stagnan.


Investor asing melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 77 miliar di pasar reguler. Namun di pasar tunai dan negosiasi, asing tercatat melepas saham sebesar Rp 102 miliar.

Dari daftar net buy, asing masih mengoleksi saham bank berkapitalisasi pasar 'jumbo', yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 175 miliar.

Selain saham BBCA, asing juga mengoleksi dua saham big cap di atas Rp 100 triliun lainnya, yakni PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Asing juga tercatat masih mengoleksi saham e-commerce, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dan saham konsumer, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Berikut saham-saham yang dikoleksi oleh investor asing pada hari ini.

Net Buy Asing

Sementara dari daftar net sell, asing tercatat melepas saham emiten pertambangan batu bara, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebesar Rp 71 miliar dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) sebesar Rp 36 miliar.

Selain itu, asing juga melepas dua saham bank big cap, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Asing juga melepas saham emiten produsen alat berat pertambangan, PT United Tractors Tbk (UNTR).

Adapun saham-saham yang dilepas oleh investor asing pada hari ini adalah:

Net Sell Asing

Bursa Asia secara mayoritas terpantau cerah bergairah, di mana indeks Hang Seng Hong Kong dan KOSPI Korea Selatan memimpin penguatan bursa Asia hari ini.

Indeks Hang Seng meroket 2,46% dan KOSPI terbang 1,56% ke 3.138,30. Sedangkan indeks Shanghai Composite China melonjak 1,07% ke 3.514,47, Nikkei Jepang melesat 0,87% ke 27.732,10, dan Straits Times Singapura menguat 0,7% ke 3.109,16.

Pelaku pasar di bursa nasional merealisasikan keuntungan mereka di tengah apresiasi di mayoritas bursa kawasan Asia, setelah kemarin IHSG menguat di tengah kian terkendalinya penyebaran virus Covid-19, sebagaimana terlihat dari data Kementerian Kesehatan per Senin (23/8/2021).

Senin kemarin, IHSG melesat 1,3% menjadi 6.109,83 dengan pembelian bersih (net buy) asing sebesar Rp 12,4 triliun.

Kasus Covid-19 bertambah 9.604 orang, sehingga totalnya menjadi 3,989 juta orang. Selama sepekan, kasus Covid-19 tercatat bertambah 133.507 orang, atau turun 30% dari pekan sebelumnya. Angka kematian bertambah 842 orang, menjadi yang terendah sejak 16 Juli 2021.

IHSG juga melemah setelah pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan bersama Bank Indonesia (BI) akan kembali melaksanakan program burden sharing dalam pembelian surat berharga negara (SBN) untuk meminimalisir defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dari sentimen global, pelaku pasar memantau arah kebijakan bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang akan melakukan pengurangan pembelian obligasi (tapering) yang selama ini dilakukannya untuk memacu perputaran uang dengan cara membanjiri pasar dengan likuiditas.

Saat ini, investor global berfokus pada acara tahunan The Fed, yakni Simposium Jack Hole yang diperkirakan akan diadakan pada Jumat (27/8/2021) pekan ini.

Investor juga terus memantau perkembangan situasi di Afghanistan. Reuters melaporkan bahwa pemimpin tujuh negara maju yang tergabung di G-7 (Group of Seven) akan bertemu untuk membuat keputusan bersama untuk mengakui pemerintahan Taliban atau tidak.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading