Gainers-Losers Sesi II

Duo Indomobil 'Tancap Gas', Saham Bukalapak-Acset Ambles!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
20 August 2021 16:15
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua saham Grup Indomobil, PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) dan sang induk perusahaan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) menjadi jawara pada sesi II perdagangan hari ini, Jumat (20/8/2021).

Berbeda nasib, saham emiten konstruksi Grup Astra PT Acset Indonusa Tbk (ACST) dan emiten e-commerce PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) harus rela berbagi tempat di daftar saham top losers.

Setelah sempat ambles pagi tadi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound hari ini dan kembali level psikologis 6.000. IHSG naik 0,64% ke posisi 6.030,772 pada penutupan sesi II perdagangan Jumat (20/8).


Menurut data BEI, ada 278 saham menguat, 204 saham melemah dan 167 saham tak bergerak, dengan nilai transaksi mencapai Rp 13,21 triliun dan volume perdagangan mencapai 26,92 miliar saham.

Investor asing pasar saham masuk ke Indonesia dengan catatan beli bersih asing mencapai Rp 209,01 miliar di pasar reguler. Sementara, asing mencatatkan jual bersih di pasar negosiasi dan pasar tunai sebesar Rp 102,41 miliar.

Berikut 5 saham top gainers dan losers sesi II hari ini (20/8).

Top Gainers

  1. Sunindo Adipersada (TOYS), saham +34,74%, ke Rp 128, transaksi Rp 53,9 M

  2. Harapan Duta Pertiwi (HOPE), +34,59%, ke Rp 179, transaksi Rp 104,1 M

  3. Indomobil Multi Jasa (IMJS), +24,87%, ke Rp 472, transaksi Rp 83,4 M

  4. Indomobil Sukses Internasional (IMAS), +24,60%, ke Rp 1.165, transaksi Rp 115,2 M

  5. Jaya Bersama Indo (DUCK), +17,57%, ke Rp 174, transaksi Rp 74,5 M

Top Losers

  1. Acset Indonusa (ACST), saham -6,56%, ke Rp 228, transaksi Rp 20,7 M

  2.  (CAMP), -4,49%, ke Rp 340, transaksi Rp 16,9 M

  3. Bukalapak.com (BUKA), -3,35%, ke Rp 865, transaksi Rp 615,4 M

  4. Darmi Bersaudara (KAYU), -3,28%, ke Rp 59, transaksi Rp 4,7 M

  5. Victoria Investama (VICO), -3,15%, ke Rp 123, transaksi Rp 9,7 M.

Menurut data di atas, saham IMJS dan IMAS berhasil menyentuh batas auto rejection atas (ARA). Saham IMJS melesat 24,87% ke Rp 472/saham, sementara saham IMAS melejit 24,60% ke Rp 1.165/saham.

Kedua saham ini sudah mencatatkan kenaikan selama 3 hari berturut-turut. Dengan ini, dalam sepekan saham IMJS menguat 38,01%, sementara saham IMAS terkerek 30,90% dalam seminggu belakangan.

Kenaikan saham tersebut terjadi di tengah kabar bahwa Jaguar Land Rover (JLR) Asia Pasific menunjuk PT JLM Auto Indonesia, yang menggandeng Inchcape dan Grup Indomobil, sebagai distributor tunggal mobil mewah asal Britania Raya ini untuk pasar Tanah Air.

Hal ini pun dikonfirmasi Direktur IMJS, Gunawan, kepada CNBC Indonesia, Jumat (20/8/2021). "Iya demikian," kata Komisaris PT Indomobil Finance Indonesia ini.

Sebagai informasi, saat ini Indomobil menjadi APM berbagai merk mobil ternama, seperti Audi, Volkswagen, Nissan, hingga Suzuki.

Sementara, saham ACST ambles hingga menyentuh auto rejection bawah (ARB) 6,56% ke Rp 228/saham, setelah kemarin saham ini juga ambles hingga ARB 6,87%. Alhasil, dalam sepekan saham ACST terkikis 19,72%.

Selain saham ACST, saham BUKA turun 3,35% ke Rp 865/saham. Kemarin, saham ini naik 7,83%, setelah mengalami pelemahan selama 4 hari beruntun.

Dengan ini, sejak melantai pada 6 Agustus lalu, saham BUKA sudah melemah 6 kali, sementara baru 3 kali menguat. Dalam sepekan, saham ini anjlok 10,36%, sementara sejak debut masih naik 1,76%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Saham Emiten Pengembang Lido Jawara, Giliran Duo Baja Merana


(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading