Gainers-Losers Sesi I

Duo Saham Bank Mini 'Mengamuk', KIOS-DEAL-ZINC Terpuruk!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
03 August 2021 12:20
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua saham bank mini alias bank BUKU II (bank dengan modal inti Rp 2 triliun-Rp 5 triliun) PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dan PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) berhasil menjadi top gainers pada paruh pertama perdagangan hari ini, Selasa (3/8/2021).

Sementara, emiten penyedia perangkat lunak dan perangkat keras, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS), bersama dengan emiten penyedia jasa logistik PT. Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) dan emiten tambang batu bara PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) berada di deretan top losers.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut menguat sampai siang ini. IHSG naik 0,62%, kembali menyentuh level psikologis 6.100, ke posisi 6.134,433 pada penutupan sesi I perdagangan Senin (3/8).


Menurut data BEI, ada 227 saham naik, 238 saham merosot dan 164 saham stagnan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,30 triliun dan volume perdagangan mencapai 14,97 miliar saham.

Investor asing pasar saham ramai-ramai masuk ke Indonesia dengan catatan beli bersih asing mencapai Rp 216,50 miliar di pasar reguler. Sementara, asing mencatatkan jual bersih di pasar negosiasi dan pasar tunai sebesar Rp 50,74 miliar.

Berikut 5 saham top gainers dan losers sesi I hari ini (3/8).

Top Gainers

  1. Indonesia Pondasi Raya (IDPR), saham +26,98%, ke Rp 240, transaksi Rp 13,0 M

  2. Bank Neo Commerce (BBYB), +22,84%, ke Rp 995, transaksi Rp 373,4 M

  3. MNC Studios International (MSIN), +17,97%, ke Rp 545, transaksi Rp 80,5 M

  4. Bank IBK Indonesia (AGRS), +16,00%, ke Rp 290, transaksi Rp 68,3 M

  5. Bank Capital Indonesia (BACA), +10,19%, ke Rp 476, transaksi Rp 77,1 M

Top Losers

  1. Kioson Komersial Indonesia (KIOS), saham -6,85%, ke Rp 1.155, transaksi Rp 25,7 M

  2. Dewata Freight International (DEAL), -6,17%, ke Rp 76, transaksi Rp 25,0 M

  3. Kapuas Prima Coal (ZINC), -5,62%, ke Rp 151, transaksi Rp 92,0 M

  4. Jasnita Telekomindo (JAST), -3,81%, ke Rp 202, transaksi Rp 10,0 M

  5. Surya Permata Andalan (NATO), -3,57%, ke Rp 540, transaksi Rp 162,5 M

Menurut data di atas, saham BBYB melejit 22,84% ke Rp 995/saham. Saham BBYB berhasil rebound dari koreksi pada Senin (2/8) kemarin sebesar 3,57%.

Sebelum melemah pada Senin, saham ini sempat melaju kencang selama 3 hari beruntun pada minggu lalu. Praktis, dalam sepekan saham BBYB melonjak 85,98%, sementara dalam sebulan 'terbang' 146,29%.

Penguatan saham BBYB sejak pekan lalu terjadi di tengah kabar perusahaan financial technology (fintech) PT Akulaku Silvrr Indonesia alias Akulaku resmi menjadi pemegang saham pengendali BBYB.

Sebelumnya, Akulaku resmi menjadi pemegang saham pengendali BBYB, setelah mendapat restu Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal tersebut terungkap dalam rancangan pengambilalihan Bank Neo Commerce oleh Akulaku yang dipublikasikan pada Rabu (28/7) di situs resmi BBYB.

Pengumuman ringkasan rancangan pengambilalihan ini sehubungan dengan kepemilikan Akulaku atas 1.664.157.909 saham BBYB atau sekitar 24,98% BBYB sebagai akibat dari pelaksanaan penawaran umum terbatas III (PUT III) atau rights issue.

Seperti saham BBYB, saham BACA menguat 10,19% ke Rp 476/saham, setelah kemarin merosot 2,26%. Dalam sepekan saham BACA terapresiasi 10,70%, sementara dalam sebulan naik 13,33%.

Berbeda, saham KIOS anjlok sampai menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) 6,85%. Dengan ini, saham KIOS sudah menyentuh ARB selama 4 hari beruntun. Sebelum ini, saham KIOS sempat menguat 26-28 Juli dan dua kali menyentuh auto rejection atas (ARA) 25% pada 21 dan 22 Juli.

Kendati demikian, selama sepekan saham KIOS anjlok 24,26%, sementara dalam sebulan melesat 41,72%. Setali tiga uang, saham DEAL merosot 6,17%, setelah menguat 2 hari.

Saham ZINC juga anjlok 5,62% ke Rp 151/saham. Para investor tampaknya mulai melakukan aksi ambil untung setelah saham ini mencatatkan reli penguatan selama 8 hari beruntun.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading