Bos BCA: IPO BCA Digital Tidak Mau Jual Cerita

Market - Syarizal Sidik, CNBC Indonesia
22 July 2021 18:25
Direktur Utama Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja dalam acara VIP Forum bertajuk Foto: Direktur Utama Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja dalam acara VIP Forum bertajuk "Membongkar Ekspansi Bank Digital dan Neo Bank di Indonesia"

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja mengungkapkan rencana pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) Bank BCA Digital butuh persiapan matang. Meskipun saat ini investor ritel domestik sedang menggandrungi saham-saham bank digital.  

"Momentumnya 1-2 tahun ga kelamaan? Saya pikir, memang saat sekarang investor mungkin yang ritel juga banyak yang terbuai dan ingin sekali masuk ke bisnis bank digital. Namun saya pikir, BCA Digital itu kan baru lahir, kita persiapkan lebih matang dan ada gambaran, kita gak mau jual cerita," 

Selain itu, kata Jahja, BCA akan mempertimbangkan nilai yang wajar untuk mencatatkan. "Kalau mau IPO harus rada sizeable, konsekuensinya harus ada tambahan untuk BCA Digital, jumlahnya berapa press release yang akan datang. Untuk bisa IPO harus sizeable, modalnya tunggu tanggal mainnya," kata Jahja.


Sebelumnya BCA menyebutkan rencana IPO tersebut terbuka dalam satu hingga dua tahun ke depan. Hal ini disampaikan perusahaan dalam keterbukaan informasinya di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah mendapatkan pertanyaan dari pihak Bursa soal ini.

"Benar bahwa perseroan memiliki rencana pengembangan bisnis atas entitas anak perusahaan yakni BCA Digital untuk jangka panjang termasuk potensi IPO dalam 1-2 tahun ke depan," kata Sekretaris Perusahaan BCA Raymon Yonarto, dalam suratnya menjawab pertanyaan Bursa, dikutip Senin (12/7).

Namun demikian, jelas perusahaan, rencana IPO ini akan mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan dinamika pasar dan perkembangan ekonomi di masa mendatang.

Manajemen perusahaan menegaskan bahwa perusahaan mengikuti ketentuan undang-undang (UU) perbankan dan mengacu pada ketentuan yang ditetapkan. Selain itu, perusahaan juga berkoordinasi dengan regulator perbankan dan otoritas terkait.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading